Investasi /  -

Perbandingan Investasi Tanah dengan Investasi Saham

Mei 6th, 2016 | Posted in Investasi | |
2017-04-23 17:45

Pilih Investasi Tanah atau Saham

Tanah merupakan bagian dari investasi property dan berbeda dengan saham yang merupakan investasi financial seperti obligasi, saham, sertifikat bank indonesia/SBI dan lain sebagainya. Perbedaan lainnya ialah bila harga saham dipengaruhi oleh kinerja perusahaan yang saham mayoritas dimiliki oleh investor dimana kenaikan harga saham untuk terus tumbuh dalam menghasilkan laba sangat bergantung kepada kinerja perusahaan itu sendiri. Investasi tanah merupakan pilihan tepat untuk berinvestasi aman dimana harga jualnya lebih dipengaruhi waktu semakin lama nilai jual sudah bisa dipastikan meningkat. Kedua jenis investasi ini memiliki plus dan minus

Keuntungan dan kerugian investasi tanah dengan investasi saham

Tanah

Saham

+

+

Harga lebih dipengaruhi waktu, dimana semakin hari harga semangkin meningkat setidaknya dalam setahun bisa mencapai 15 sampai dengan 25% Harus memiliki modal dalam skala besar. Biasanya untuk besaran modal yang diperlukan bergantung kepada letak dan NJOP tahah itu sendiri Saham memiliki return/tingkat pengembalian berkali lipat serta berkesinambungan Selain memiliki return/ tingkat pengembalian berkali lipat juga berbanding lurus dengan resiko yang diterima karena salah dalam memilih saham akan menanggung kerugian yang tidak sedikit
Lebih aman bila dibandingkan jenis investasi lainnya Meski tergolong aman jenis investasi tanah merupakan invetasi passive karena tidak ada pemasukan bulanan atau tahunan. Liqiud, Pasar saham memiliki kelebihan dari investasi lain diantranya dapat dengan cepat dicairkan atau dipindahkan Deviden tidak dibagikan. Ketika RUPS memutuskan untuk tidak membagikan tetapi keuntungan diperuntukkan untuk pengembangan usaha, maka anda harus gigit jari atas keuntungan tersebut.
Tidak ada biaya perawatan atau jenis biaya lainnya selain biaya pajak atas tanah tersebut Kurang liquid, Tingginya harga sebidang tanah tidak jarang tanah tersebut mengendap, berbeda halnya dengan jenis investasi emas dan saham sewaktu waktu bisa dicairkan dengan cepat. Tidak perlu perawatan maupun karyawan serta dapat dipantau dengan mudah tentang trend harganya melalui berbagai media serta tidak perlu bayar pajak selama memilikinya Likuidasi. Perusahaan kapan saja bisa bangkrut dan akhirnya pengadilan niaga memutuskan harus dibubarkan yang artinya kewajiban perusahaan lebih diutamakan dari pada membagikan sisa asset kepada pemegang saham. Bila pun terdapat selisih kewajiban dengan nilai penjualan asset tersebut akan dibagikan secara proporsi/sesuai tingkatan (common stock and preferred stock)

Analisa Investasi Tanah

investasi tanah
ber-investasi tanah dikawasan wisata termasuk investai mengutungkan
  • Harga cendrung meningkat seiring waktu

Bila anda anda menanyakan jenis aktiva apa yang tidak pernah disusutkan meski telah dimanfaatkan berulang ulang kali jawaban hanya tanah selebih akan berkurang seiring dengan pemanfaatannya maupun karena kadaluarsa karena waktu. selain itu harga tanah cendrung lebih tinggi bila dibandingkan dengan kenaikan tingkat inflasi yang dapat menguntungkan untuk berinvestasi dalam jangka panjang, kenaikan harga tanah setiap tahun mencapai 15 sampai dengan 25% setiap tahunnya bahkan ditempat tempat strategis seperti kawasan bisnis kenaikannya melebihi dari itu.

  • Lebih aman

Tanah merupakan salah satu jenis investasi menguntungkan dan aman baik dalam jangka waktu panjang, menengah maupun dalam waktu singkat. Sebenarnya investasi tanah bukan  tidak resiko sering kita lihat tentang perdebatan bahkan anarkis tentang kepemilikan tanah secara resmi karena masing masing mengklaim.Untuk menghidari hal yang tidak di inginkan pasti tanah yang akan dijadikan investasi pastikan terdaftar dibadan pertanahan nasional serta bersertifikat yang sah dari BPN

  • Tidak ada biaya perawatan

Karena tanah merupakan salah satu obyek pajak potensial untuk menambah pemasukan negara anda harus membayar PBB setiap tahunnya, selain itu produktivitas tanah juga perlu untuk diperhatikan karena akan menjadi beban tersendiri seperti biaya untuk menjaga maupun perawatan yang timbul setelahnya. Salah satu langkah mudah bisa dengan menyewakannya atau membangung kos kosan maupun lainnya.

  • Harus memiliki modal dalam skala besar

Harga jual akan berbanding lurus dengan pembelian, Tingginya harga tanah per-meternya tidak sedikit yang batal untuk berinvestasi, jadi bila anda ingin berinvestasi dibidang tanah anda harus menyiapkan dana dalam jumlah yang banyak.

  • Tanah merupakan investasi passive

Sebenarnya dengan ber-investasi tanah anda bisa mendatangkan pemasukan secara rutin bila anda memperhatikan produktivitas tanah tersebut seperti dijelaskan diatas kamu bisa menyewakan maupun mendirikan bangunan seperti kos-kosan maupun rumah kontrakan.Tetapi bila anda jadikan lahan tidur hanya mendatangkan beban meskipun dalam jumlah yang kecil.

  • Kurang liquid

Salah satu faktor yang membuat tanah kurang liquid tingginya harga tanah karena tidak banyak yang mampu untuk membeli walaupun ada mereka masih pikir pikir untuk kepentingan yang lain. Sering kita melihat dipinggir jalan “tanah dijual” ternyata sampai tahun berikutnya tanah tersebut belum laku/terjual.

Analisa Investasi saham

investasi saham

  • Tingkat return yang tinggi bahkan berkali-lipat

Meski freskuensi harga saham naik turun, Memiliki saham maupun menginvestasikan kembali dividen maupun memegangnya sudah menjadi mesin uang dan investasi yang paling efektive.Kepemilikan saham dalam perusahaan merupakan pemegang kekuasaan tertinggi.

  • Liquid

Berbeda dengan investasi tanah saham bisa disetarakan dengan aktiva lancar artinya kapan saja sipemilik saham ingin melepas sahamnya bisa sesegera mungkin.

  • Tidak perlu perawatan maupun karyawan secara khusus

Anda tidak perlu membangun bisnis dari nol seperti layaknya bisnis lain dan tidak harus turun secara langsung kecuali pada hal hal tertentu seperti menentukan perusahan mana yang menjadi terget pembelian saham yang sesuai dengan keinginan kamu, Perusahaan akan dikelola tangan-tangan propesional dan kamu akan mendapat sebagian laba atas keuntungan perusahaan (deviden yang dibagikan) tanpa harus bekerja setiap harinya.

  • Tingkat Resiko begitu tinggi.

Keuntungan dan tingkat resiko itu linier (berbanding lurus) bisa jadi hari ini anda beli saham x perlembar senilai Rp1000 dan keesokan hari harga saham x terjun bebas menjadi Rp.200/lbr dan bisa jadi harga saham x tersebut melesat menjadi Rp.2500/lbr. Untuk itu diperlukan kehati-hatian dalam ber-investasi saham

  • Deviden tidak dibagikan

Masalah deviden tidak dibagikan karena RUPS memutuskan menginvestasikan kembali keuntungan perusahaan untuk melakukan ekspansi bukan suatu kerugian bagi pemegang saham hanya tidak menerima apa-apa melainkan saham anda diinvestasikan kembali.

  • Liquid, Penjelasan tentang saham merupakan aset yang liquid saya kira uda jelas.

Tips dalam berinvestasi tanah

Segala sesuatu harus penuh dengan analisa dan penelitian agar hasil yang diharakan dapat lebih oftimal begitu juga dalam berinvestasi tanah, berikut tips-nya

  • Perhatikan lokasi/ area tanah

Tidak sedikit yang kecewa dan merasa rugi ketika membeli sebidang tanah kemudian membangun kos-kosan atau rumah dengan niat dijual kembali. Karena buruknya akses menuju lokasi rumah tersebut sangat jarang bahkan tidak ada yang mau melirik.Hal ini bisa berdampak buruk untuk investasi anda. sebaiknya anda perhatikan lokasi tanah yang akan dijadikan investasi misalnya akses menuju lokasi, apakah tanah tersebut bagian dari langganan banjir setiap tahunnya dan masih banyak lagi.

  • Harga tanah

Harga tanah semakin hari kian meningkat bukan berarti pasaran standart harga tanah tidak ada (NJOP). Melihat semakin sempitnya tanah tidak sedikit yang menaikkan harga secara sepihak, sebaiknya lakukan negoisasi

  • Legalitas tanah

Legalitasi kepemilikan tanah merupakan hal yang paling terpenting diantaranya, diatas sudah dijelaskan tentang seringkali terjadi kepemilikan duo (dua orang saling klaim sebagai pemilik yang resmi). Pastikan  tanah tersebut terdaftar dan memiliki sertifikat yang dikeluarkan BPN.untuk menjadi investasi aman dan menguntungkan

Tips Berinvetasi saham

Diatas telah disinggung investasi saham merupakan salah satu investasi yang riskan terhadap kerugian yang tinggi bisa dikatakan bertolak belakang dengan investasi tanah, kebanyakan yang memilih jenis investasi ini ialah orang yang memiliki penigetahuan yang tinggi terhadap saham dan tentunya memiliki mental yang berani. Untuk itu baca tips berikut:

  • Kenali jenis saham yang akan dieksekusi/dibeli

Sebaiknya anda pelajari tentang perusahaan yang akan beli sahamnya mulai dari produk yang dihasilkan prusahaan sampai dengan  (Produktivitas) tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan setiap tahunnya, analisa secara mendalam tentang untung dan rugi bila saham X dieksekusi layaknya anda seorang pengusaha.

  • Jangan terlalu terpancing dengan harga saham murah

Dipasar bursa saham (BI) jenis saham dari jenis A sampai Z tersedia dan tidak jarang penawaran harga saham begitu murah, jangan terburu-buru untuk mengeksekusinya pada umumnya harga saham yang murah / terjun bebas lebih kepada perusahaan yang bermasalah.

  • Jangan terlalu sering berspekulasi.

Investasi saham merupakan investasi penuh tantangan dan pengharapan setiap saat, meski seorang invesment yang termasuk pemberani sebaiknya jangan menempatkan seluruh uang anda pada satu saham yang spekulative.

  • Untuk pemula usahakan jangka pendek

Bila anda merupakan pemula sebaiknya berinvestasi dalam jangka pendek dan jenis investasi tidak satu macam, untuk selanjutnya silahkan mengambil investasi dalam jangka panjang 5 sampai dengan 10 tahun.

Sekali baik lagi investasi tanah maupun investasi saham masing masing memiliki plus minus tergantung pada anda dari sudut mana melihatnya.

Komentar

4 comments on “Perbandingan Investasi Tanah dengan Investasi Saham