Hewan Reptil

Dipublikasikan oleh admin pada

Bukan hanya buaya dan ular yang termasuk hewan reptil. Ada juga hewan lain yang termasuk ke dalam hewan reptile. Hewan reptile sendiri telah diklasifikasikan ke dalam beberapa ordo, diantaranya ialah:

  1. Ordo Squamata

Ordo Squmata ialah kelompok hewan reptil yang umumnya memiliki kulit bersisik. Dimana kelompok ordo Squamata ini ialah ordo terbesar dari kelas reptil. Sebagian besar hewan reptil termasuk ke dalam ordo squamata misalnya bangsa ular dan kadal. Ordo squamata ini terbagi atas 3 subordo, yaitu:

  • Subordo Lacertilia

Terdapat beberapa hewan yang ada dalam sub Oreo lacertilia ini dimana memiliki ciri-ciri sisik yang bervariasi, bercakar dan bersifat pentadactylus atau kaki belakang yang terdiri atas 5 jari dan memiliki selaput renang diantara jari-jari kaki tsb. Selain itu, hewan dalam subordo ini memiliki kelopak mata, lubang telinga, lidah yang panjang serta dapat digunakan untuk menangkap mangsa, seperti Bunglon. Namun, sebagian besar hewan dari subordo ini juga bersifat autotomi yaitu dapat melepaskan ekornya ketika merasa terancam contohnya Cicak.

  • Subordo Serpentes

Selain Lacertilia, ada subordo serpents dimana salah satu contoh hewannya adalah ular.  Subordo ini dikenal dengan hewan yang  tidak memiliki kaki, tidak memiliki kelopak mata, namun mempunyai selaput transparan yang fungsinya untuk melindungi mata. Selain itu, subordo ini memiliki thermosensor, organ perasa (tactile organ) serta organ Jacobson sebagai reseptornya.

  • Subordo Amphisbaenia

Untuk Subordo Amphisbaenia ini tidak memiliki kaki namum memiliki kenampakan seperti cacing karena warnanya yang merah muda dan memiliki sisik yang tersusun seperti cincin. Umumnya kepalanya jadi satu dengan leher, tengkoraknya terbuat dari tulang keras, mempunyai gigi median di bagian rahang atas dan tidak memiliki telinga luar serta matanya tersembunyi oleh sisik dan kulit. Contoh hewan dari subordo ini yaitu wormlizards.

  1. Ordo Crocodilia

Ordo crocodilian ini memiliki ciri fisik yaitu sisik yang tebal dan terbuat dari keratin yang diperkuat dengan adanya lempengan tulang yang disebut skuta. Contoh hewan dari ordo ini yaitu Buaya Air Tawar, Buaya Air Asin dan berbagai jenis bangsa buaya lainnya.

  1. Ordo Chelonia

Ordo chelonian merupakan ordo dari hewan reptile dimana memiliki cangkang, ukuran tubuh pendek dan lebar dilindungi karapas dan plaston, tidak memiliki gigi  dan lidah tidak bisa menjulur. Contoh hewan dari ordo chelonian ini yaitu Kura-kura dan penyu.

  1. Ordo Rynchochephalia

Ordo hewan reptile terakhir adalah ordo Rynchochephalia yaitu hewan yang  memiliki ciri-ciri memiliki duri yang berderet di sekujur tulang belakang dan memiliki mata ketiga yang berguna untuk mengenali perbedaan antara gelap dan terang. Hewan reptile yang termasuk ke dalam ordo ini ialah Tuatara yang berasal dari pulau lepas pantai di Selandia Baru.

Sistem Organ Hewan Reptil

Untuk bias mencari dan memangsa makanannya, hewan reptile juga membutuhkan system organ yang bagus. System organ hewan reptile terdiri atas system sirkulasi, sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem ekskresi dan sistem reproduksi.

  1. Sistem Sirkulasi

System organ hewan reptile yang pertama adalah system sirkulasi. Jantung hewan reptile terbagi atas empat macam yaitu atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan dan ventrikel kiri serta sinus venosus.

Sistem sirkulasi pada hewan reptil tergolong pada sistem sirkulasi ganda yang berarti darah oksigen masuk ke jantung melalui sinus venosus ke atrium kanan lalu ke ventrikel kanan. kemudian darah tersebut di pompa ke paru-paru. Sedangkan, darah yang kaya akan oksigen masuk ke atrium kiri  kemudian masuk ke ventrikel kiri selanjutnya dipompa keluar melalui aorta menuju seluruh tubuh.

  1. Sistem pernapasan

Sistem pernapasan hewan reptile lebih bagus daripada amfibi. Jika amfibi bernapas menggunakan paru-paru yaitu uara masuk melalui lubang hidung-trakea-bronkus dan berakhir ke paru-paru. Sedangkan reptile pada hewan buaya, kadal dan kura-kura paru-parunya lebih kompleks dengan beberapa belahan yang membuat paru-paru tsb terlihat seperti spons.

  1. Sistem pencernaan

Sistem pencernaan hewam reptil terbagi atas beberapa saluran dan kelenjar pencernaan yaitu berupa mulut, kerongkongan, lambung, usus dan kloaka. Sedangkan bagian kelenjarnya terdiri atas kelenjar ludah, pancreas dan hati.

  1. Sistem ekskresi

Sistem eksresi pada hewan reptil terdiri dari ginjal, paru-paru dan kulit dan kloaka. Ginjal berfungsi untuk menyaring zat-zat yang tidak dibutuhkan sisa hasil metabolisme tubuh lalu mengeluarkannya dalam bentuk urine melalui kloaka. Hewan reptil yang hidup di daratan sisa hasil metabolismenya berupa asam urat yang keluar dalam bentuk setengah padat dan memiliki berwarna putih.

  1. Sistem Reproduksi

System organ terakhir adalah system reproduksi. Sistem reproduksi hewan reptil dapat dikatakan unik karena terdapat beberapa jenis reptil yang bersifat ovipar (bertelur) dan ovovivipar (bertelur-beranak). Contoh hewan reptil yang bersifat ovovivipar yaitu pada ular dan beberapa jenis kadal.

Fungsi Tubuh Hewan Reptil

Hewan reptile sebagian besar memiliki tubuh yang penuh dengan sisik atau kulit yang tebal. Namun bukan tanpa sebab, seluruh tubuh hewan reptil memiliki fungsinya masing-masing. Sisik yang ada pada tubuh reptil memiliki fungsi untuk melindungi tubuhnya dari suhu dingin maupun panas atau kering. Kaki hewan reptil juga memiliki fungsi untuk dapat berjalan dan di setiap jari kakinya memiliki kuku-kuku sebagai senjata yang tajam, berfungsi sebagai untuk menambah kekuatan pada tubuhn reptil ketika mencengkram musuh atau mangsanya.

Tubuh dan kulit hewan reptile berfungsi untuk melindungi dirinya atau untuk mempertahankan diri dari musuh. Sedangkan ekor hewan reptil berfungsi dan dapat di gunakan untuk membantu dalam proses bergerak seperti yang di lakukan oleh ular yang akan menggunakan otot tubuhnya untuk dapat terus bergerak maju.

Contoh Hewan Reptil Serta Makanannya

Ada banyak sekali contoh hewan reptile di bumi ini. Berikut adalah beberapa contoh hewan reptile dari berbagai penjuru dunia.

  • Penyu Hijau

Penyu Hijau ialah salah satu jenis penyu laut yang mempunyai tubuh dengan ukuran besar. Penyu hijau memiliki kemampuan untuk berenang di laut dan bertelur di darat. Jenis hewan reptil ini dapat ditemukan di semua wilayah laut tropis dan subtropis.

  • Buaya Muara

Hewan reptile ini memiliki nama latin Crocodylus Porosus ini merupakan jenis buaya yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Jenis buaya muara merupakan jenis buaya yang terbesar dan memiliki bobot paling berat, serta memiliki tubuh yang panjang dan tersebar luas di penjuru dunia.

  • Fierce Snake

Contoh lain dari hewan reptile adalah Fierce Snake yaitu Jenis ular yang ada di benua Australia dan jarang ditemukan di benua lain. Hewan reptil yang satu ini memiliki panjang rata-rata 1,8 meter hingga 2,5 meter. Selain itu, ular jenis ini memiliki bisa atau racun yang sangat berbahaya bahkan bisa mencapai 50x dari ular jenis king kobra. Satu gigitan ular ini dapat membunuh hingga 110 orang dewasa dan tikus sebanyak 250 ribu. Sifat ular ini adalah pemalu dan lebih suka menghindari manusia. Ular ini sangat suka memangsa tikus kecil atau hewan pengerat lainnya.

  • Ular coklat australia (Australian Brown Snake)

Selaun fierce snake, ada jenis ular lain yang berasal dari Australia yaitu ular coklat australia. Ular jenis ini panjangnya dapat mencapai 1,1 meter hingga 2,1 meter. Ular ini umumnya aktif di siang hari dan mempunyai bisa atau racun yang mampu membunuh 100 manusia dalam sekali gigitan.

Lihat juga

Kategori: pendidikan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *