Hubungan Negara Dengan Agama

Dipublikasikan oleh admin pada

Menurut Paham Theokrasi.

Hubungan negara dengan agama menurut paham Theokrasi bahwa antar negara dengan agama tidak dapat dipisahkan. Negara menyatu dengan agama, pemerintahan dijalankan berdasarkan firman-firman Tuhan, segala tata kehidupan dalam masyarakat, bangsa dan negara didasarkan atas firman-firman Tuhan.

Dalam peraktek kenegaraan terdapat dua macam pengertian negara Theokrasi yaitu negara Theokrasi Langsung dan Negara Theokrasi tidak langsung.

  1. Negara Theokrasi Langsung.

Dalam sistem negara Theokrasi langsung, kekuasaan adalah langsung merupakan otoritas tuhan. Adanya negara diduniaini adalah atas kehendak tuhan, dan yang memerintah adalah tuhan. Dalam sejarah Perang Dunia II, rakyat jepang rela mati berperang demi kaisarnya, karena menurut kepercayaannya Kaisar adalah sebagai anak Tuhan. Dalam sistem negara yang demikian maka agama menyatu dengan negara, dalam arti seluruh sistem negara , norma norma negara adalah merupakan otoritas langsung dari tuhan melalui wahyu.

  1. Negara Theokrasi Tidak Langsung

Berbeda dengan sistem negara Theokrasi langsung, negara Theokrasi tidak langsung bukan tuhan sendiri yang memerintah dalam negara, melainkan Kepala negara atau raja, yang memiliki otoritas atas nama tuhan. Kepala negara atau Raja memerintah negara atas kehendak tuhan, sehingga kekuasaan dalam negara merupakan suatu karunia dari tuhan. Dalam sejarah kenegaraan Belanda, raja mengemban tugas suci yaitu kekuasaan yang merupakan amanat dari tuhan (mision sarce). Raja mengemban tugas suci dari Tuhan untuk memakmurkan rakyatnya, Politik yang demikian inilah yang diterapkan Belanda terhadap wilayah jajahannya sehngga dikenal dengan Ethische Politik (Politik etis). Kerjaan belanda mendapat amanat dari tuhan untuk bertindak sebagai wali dari wilayah jajahan indonesia (kusnandi, 1995:63).

Negara merupakan penjelmaan dari kekuasaan tuhan, oleh karena kekuasaan raja dalam negara adalah merupakan kekuasaan yang berasal dari Tuhan maka sistem dan norma-norma dalam neggara dirumuskan berrdasarkan firman-firman tuhan. Demikianlah kedudukan agama dalam negara Theokrasi dimana firman tuhan, norma agama serrta otoritas Tuhan menyatu dengan Negara.

Kategori: pendidikan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *