CONTOH SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH


Yang bertanda tangan dibawah ini:

  1. SUMARTO, 45 tahun, pegawai negeri sipil, bertempat tinggal di jalan Monumen Jogja Kembali Nomor 17 Yogyakarta, pemegang KTP nomor : 00224477/2271, dalam hal ini bertindak  atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut ———————————————- ————————————————– PIHAK PERTAMA ————————————————
  2. UMAR SALEH WIRYOATMOJO, 43 tahun, wiraswasta, bertempat tinggal di jalan D. I . Panjaitan Nomor 45, yogyakarta, pemegang KTP nomor : 010146/2279, bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut : ————————————————————————- ————————————————- PIHAK KEDUA  —————————————————-

PIHAK PERTAMA dengan ini berjanji untuk menyatakan dan mengikatkan diri untuk menjual kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA juga berjanji dengan menyatakan serta mengikatkan diri untuk membeli dari PIHAK PERTAMA: ————————————————————————–

Sebidang tanah HAK MILIK yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik Nomor 56-IVD. Desa Mejing Wetan, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan di uraikan lebih lanjut dalam gambar situasi nomor 56C tanggal 13 Juni 2016, seluas 608 (enam ratus delapan) meter persegi, dan untuk selanjutnya di sebut TANAH.

Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual beli TANAH dimana syarat dan ketentuannya diatur dalam 10 (sepuluh) pasal, seperti berikut dibawah ini.

Pasal 1

HARGA DAN PEMBAYARAN

Jual beli TANAH tersebut dilakukan dan diterima dengan harga Rp 125.000,00 (seratus dua puluh lima ribu rupiah) per meter persegi sehingga keseluruhan harga tanah tersebut adalah Rp 76.000.000 (tujuh puluh enam juta rupiah) dan akan dibayarkan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA  secara tunai selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah ditandatangani surat perjanjian ini.

Pasal 2

JAMINAN

PIHAK PERTAMA memberikan jaminan penuh bahwa TANAH yang dijualnya adalah:

  1. Milik sahnya pribadinya sendiri
  2. Tidak ada orang atau piihak lain yang turut memilikinya
  3. Hak kepemilikannya tidak sedang dipindahkan atau sedang dijaminkan kepada orang atau pihak lain dengan bagamainapun juga
  4. Tidak sedang dalam masalah atau sengketa, baik dengan keluarga PIHAK SATU maupun dengan pihak-pihak lainnya.

Pasal 3

PENYERAHAN TANAH

PIHAK PERTAMA berjanji serta mengikatkan diri untuk menyerahkan TANAH tersebut diatas kepada PIHAK KEDUA selambat-lambatnya 2 (dua) hari setelah PIHAK KEDUA melunasi seluruh pembayarannya.

Pasal 4

STATUS KEPEMILIKAN

Sejak ditandatangani surat perjanjian ini maka TANAH tersebut di atas beserta segala keuntungan maupun kerugian beralih dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dengan demikian hak kepemilikan TANAH tersebut sepenuhnya menjadi hak milik PIHAK KEDUA.

Pasal 5

BANTUAN ATAS

PENGALIHNAMAAN KEPEMILIKAN

Pihak pertama dengan ini memberi kekuasaan penuh dan wajib membantu PIHAK KEDUA dalam proses pembaliknamaan atas kepemilikan hak TANAH tersebut dalam hal pengurusan yang menyangkut instansi-intansi terkait, memberikan keterangan – keterangan serta menandatangani surat-surat yang bersangkutan serta melakukan segala hak yang ada hubungannya dengan pembaliknamaan serta perpindahan hak dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA.

Pasal 6

BIAYA ATAS PENGALIHNAMAAN KEPEMILIKAN

Segala macam ongkos atau biaya yang berhungan dengan balik nama atas TANAH dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dibebankan atau sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA.

Pasal 7

PAJAK, IURAN DAN PUNGUTAN

Kedua belah pihak telah bersepakat bahwa segala macam pajak, iuran dan pengutan uang yang berhubungan dengan TANAH diatas:

  1. Sejak sebelum hingga waktu ditandatanganinya pernjanjian ini masih menjadi masih kewajiban dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA
  2. Setelah di tandatanganinya pernjanjian ini dan seterusnya menjadi kewajiban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA

Pasal 8

MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN

Perjanjian ini tidak akan berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia, melainkan akan tetap bersifat turun-temurun dan harus dipatuhi para ahli waris atau penerima hak masing masing pihak.

 

Pasal 9

HAL LAIN-LAIN

Hal – hal yang belum diatur dalam pernjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak

Pasal 10

PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan seccara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak berrsepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan kedua belah pihak telah sepakat untuk memilih temapat tinggal yang umum dan tetap di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Demikian pernjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak di yogyakarta pada hari rabu tanggal 10 (sepuluh) agustus tahun 2016 (dua ribu enam belas) dimana masing-masing pihak berada dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun juga.

 

PIHAK PERTAMA                                                                              PIHAK KEDUA

 

SUMARTA                                                                           UMAR SALAH WIRYOATMOJO

 

SAKSI I                                                                                                  SAKSI II

 

RISMUNANDAR                                                                                WILLEM MESAKH FOEH

 

 

CONTOH SURAT PERJANJIAN SEWA TANAH


Surat Perjanjian Sewa Tanah

 Yang bertanda tangan dibawah ini: —————————————————-

  1. SUDARMANTO, 45 tahun , pengusaha, bertempat tinggal di Desa Patrawangsan RT.04/RW.20 Nomor 14, Sidoarum, Godean, Yogyakarta dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya di sebut: PIIHAK PERTAMA———————————
  2. DJUMADIL, 32 tahun, Petani, bertempat tinggal di Desa Cebongan RT.08/RW.12 Nomor 101, Sido Luhur yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA : ——————————————–

Para pihak menerangkan terlebih dahulu:—————————————————————————

  1. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah yang paling berhak penuh dan pemilik sah sebidang tanah Hak Milik yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Milik Nomor 223-VIG, Desa Jengkelingan, Kecematan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Barat, dan diuraikan lebih lanjut dalam gambar situasi nomor 445B tanggal 30 Agustus 1994, seluas 1.208 (seribu dua ratus delapan) meter persegi, dan untuk selanjutnya disebut TANAH,————————————–
  2. Bahwa PIHAK PERTAMA akan menyewakan TANAh tersebut diatas kepada PIHAK KEDUA. —-
  3. Bahwa TANAH tersebut sampai sekarang masih disewa oleh perusahaan PT.Gula Manis yang akan berakhir masa sewanya pada tanggal 31 Januari 2015 dan pihak PT.Gula Manis sudah menyatakan tidak akan memperpanjang sewa untuk masa selanjutnya sesuai Surat Pemberitahuan Nomor: 056/Kep-GM/ST/XII-2004 tertanggal 15 Desember 2014 yang ditandatangani IDRISKAMAL, SE, selaku Direktur Produksi PT. Gula Manis. ———————–
  4. Bahwa PIHAK KEDUA benar – benar telah menyatakan persetujuannya untuk menyewa TANAH dari PIHAK PERTAMA. ——————————————————————————–
  5. Bahwa para pihak menerangkan, bahwa PIHAK PERTAMA dengan ini menyewakan kepada PIHAK KEDUA, yang dengan ini menyewa TANAH dari PIHAK PERTAMA, yang ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan materai cukup serta dilampirkan dalam perjanjian ini.
  6. Selanjutnya para pihak menerangkan bahwa sewa menyewa TANAH ini dilangsungkan dan diterima dengan syarat-syarat ketentuan-ketentuan yang diatur dalam 13 (tiga belas) pasal seperti berikut dibawah ini:

Pasal 1

Sewa – menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 2 (dua) tahun, terhitung sejak tanggal 1 Februari 2015 dan berakhir pada tanggal 31 Januari 2017 .——————————–

Setelah jangka waktu tersebut lampau, maka sewa menyewa ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu dan dengan syarat syarat serta ketentuan-ketentuan yang akan ditentukan dalam surat perjanjian tersendiri.——————————————————————————————————

Pasal 2

Harga sewa TANAH dietapkan sebesar Rp.3.000.000,00 (tiga juta rupiah) pertahun atau Rp.6.000.000,00 (enam juta rupiah)  untuk keselurahan jangka waktu sewa dan uang tersebut akan diberrikan PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA bersamaan dengan penandatanganan surat perjanjian sewa TANAH ini  sebagai tanda pelunasan dari seluruh jumlah uang sewa termaksud. ——————-

Pasal 3

PIHAK PERTAMA dalam masa sewa-menyewa ini sama sekali tidak diperbolehkan mengambil uang sewa tambahan lagi dari PIHAK KEDUA dengan mengemukakan dalih atau alasan apapun juga.

Pasal 4

PIHAK KEDUA berhak sepenuhnya untuk menggunakan TANAH yang disewanya dengan perjanjian ini untuk menanam tebu atas tanggung jawab PIHAK KEDUA sendiri dan dengan memerperhatikan serta mentaati segala peraturan-peraturan  hukum yang berlaku.———————

Pasal 5

PIHAK KEDUA diwajibkan untuk memelihara TANAH yang disewanya  dengan sebaik-baiknya dengan ongkos atau biaya pemeliharaan PIHAK KEDUA sendiri. ——————————————–

Setelah perjanjian sewa menyewa ini berakhir, PIHAK KEDUA diwajibkan untuk menyerahkan kembali TANAH yang disewanya dalam keadaan kosong dan terawat baik.—————————–

Pasal 6

Dalam masa berlakunya perjanjian ini, PIHAK PERTAMA membebaskan atau membolehkan PIHAK KEDUA untuk menyewakan kembali sebagian atau keseluruhan TANAH yang disewanya kepada PIHAK KETIGA dengan memberitahukan masalah tersebut secara tertulis  kepada PIHAK PERTAMA  selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah tanggal pengoperan hak sewa.—————-

PIHAK KETIGA juga diperbolehkan kembali sewa TANAH kepada PIHAK KEEMPAT dan pihak pihak selanjutnya dimana PIHAK KEDUA tetap harus memberitahukan  masalah tersebut  kepada PIHAK PERTAMA  secara tertulis  selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah tanggal pengoperan hak sewa, dengan tetap memperhatikan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut: —

  1. Jangka waktu sewa-menyewa sesuai dengan yang ditentukan sesuai pasal 1 surat perjanjian ini. ———————-
  2. Pihak – pihak yang menerima pengoperan sewa berhak menyewa TANAH untuk sisa waktu sewa saja. ———————————-
  3. Pihak – pihak yang menerima pengoperan tetap diwajibkan memelihara TANAH yang disewanya sesuai pasal 5 perjanjian ini. ————————————————-

Pasal 7

Segala macam pajak, iuran, dan pungutan uang yang berhubungan dengan TANAH di atas diberlakukan ketentuan sebagai berikut:———————————————–

  1. Sejak sebelum hingga waktu ditandatanganinya perjanjian ini masih menjadi kewajiban dan tanggung jawab PIHAK PERTAMA
  2. Setelah ditandatanganinya perjanjian dan seterusnya menjadi kewajiban dan tanggung jawab PIHAK KEDUA atau pihak – pihak yang menerima pengoperan sewa dari PIIHAK KEDUA.—————————–
  3. Perbuatan atau tindakan yang melanggar hukum yang dilakukan PIHAK KEDUA atau pihak pihak yang menerima pengoperan sewa dari PIHAK KEDUA sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA atau pihak – pihak yang menerima pengoperan sewa dari PIHAK KEDUA.

 

Pasal 8

Perjanjian ini tidak berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia, melainkan akan tetap bersifat turun – temurun dan harus dipatuhi  oleh para ahli waris  atau penerima hak masing masing pihak.—–

Perjanjian ini tidak berkhir apabila TANAH tersebut di atas di jual oleh PIHAK PERTAMA  atau karena sebab apapun juga  yang menyebabkan hak kepemilikan atas TANAH beralih kepada orang atau pihak lain.—————————————-

Pasal 9

Apabila salah satu dari kedua belah pihak melakukan kecurangan atau melanggar serta tidak mentaati perjanjian ini, maka diberlakukan peraturan sebagai berikut:————————–

  1. Apabila PIHAK KEDUA melakukan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini maka PIHAK PERTAMA berhak untuk minta perjanjian ini dibatalkan.
  2. Apabila PIHAK PERTAMA melakukan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini, maka PIHAK PERTAMA  wajib memberikan atau membayar ganti rugi kepada PIHAK KEDUA. Besarnya ganti rugi tersebut ditetapkan oleh 3 (tiga) orang arbiter yang terdiri dari:
  • Seorang arbiter yang ditunjuk PIHAK PERTAMA.——————————————————
  • Seorang arbiter yang ditunjuk PIHAK KEDUA.———————————————————-
  • Seorang arbiter yang ditunjuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA .————————-
  1. Apabila keputusan para arbiter tidak memuaskan kedua belah pihak, masing- masing pihak bersepakat untuk membawa dan menyerahkan masalah tersebut kepada Pengadilan Negeri Yogyakarta untuk mengangkat 1 (satu) atau 2 (dua) orang arbiter baru guna melengkapi arbiter – arbiter yang telah ada. ——————————————————————————–

Pasal 10

Hal hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.————————

Pasal 11

Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa terselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum  dan kedua belah pihak telah sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umum dan tetap di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Yogyakarta:.————————————

Pasal 12

TANAH yang disewakan telah diserahkan secara layak oleh PIHAK PERTAMA dan terlah diterima dengan baik oleh PIHAK KEDUA.

Pasal 13

Surat perjanjian sewa- beli ini di buat rangkap 2 (dua) dan ditandatangani kedua belah pihak di Yogyakarta pada hari selasa tanggal 1 (satu) Februari tahun 2015 (dua ribu lima belas) dimana masing –masing pihak berada dalam keadaan sedar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun juga.—————————–

PIHAK PERTAMA                                              PIHAK KEDUA

SUDARMANTO                                                 DJUMADIL

Contoh surat perjanjian sewa tanah ini merupakan fiktif dan tidak pernah terjadi, didalamnya memungkinkan terdapat lebih dari dua belah pihak yakni PIHAK KETIGA dan seterusnya, bila dipandang point ini tidak perlu anda cukup tidak memuat tentang point tersebut, tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan anda, selain itu di bawah ini terdapat beberapa contoh surat perjanjian yang masih dapat digunakan sebagai referensi penyusunan surat perjanjian sewa tanah yang anda butuhkan.

 

Contoh surat perjanjian jual beli tanah dan sewa doc                       Contoh surat perjanjian jual beli tanah dan sewa pdf

 

Lihat juga:

Contoh surat perjanjian Kerjasama Contoh Surat Perjanjian sewa/beli mobil Contoh Surat Kuasa
Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Contoh Surat Lamaran Kerja

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *