Jurnal Penutup dan Pembalik

Dipublikasikan oleh admin pada

Dari tahapan siklus akuntansi tergambar secara jelas proses akuntansi secara keseluruhan. Pada pembahasan ini akan dibahas tahp akhir dari siklus akuntansi yaitu meliputi penyusunan jurnal penutup (closing entries), penyusunan neraca saldo setelah jurnal penutup (post closing trial balance), dan menyusun jurnal pembalik.

Jurnal penutup (closing entries) merupakan jurnal yang dibuat setiap akhir periode akuntansi dengan tujuan menolkan perkiraan nominal (revenue, expenses, prive) dan, mentransfer net income atau net loss ke modal. Setelah closing entries di posting ke setiap akun, maka semua perkiraan bersaldo nol yang tersisa adalah perkiraan riel (assets, liability, modal). Secara lengkap jenis jurnal penutup adalah sebagai berikut:

Tanggal Keterangan P/R Debet Kredit
1.       Menutup pendapatan

Pendapatan jasa

Pendapatan bunga

Pendapatan sewa

Ikhtisar Laba Rugi

 

2.       Menutup beban

Ikhtisar laba rugi

Beban gaji

Beban bunga

Beban sewa

Beban iklan

 

3.       Menutup Laba (Rugi)

Ikhtisar laba rugi

Modal

(Menutup laba)

Modal

Ikhtisar laba rugi

 

4.       Menutup Prive

Modal

Prive

 

xxx

xxx

xxx

 

 

xxx

 

 

xxx

 

 

xxx

 

 

xxx

 

xxx

 

 

xxx

xxx

xxx

xxx

 

 

xxx

 

xxx

 

 

xxx

Neraca saldo setelah jurnal penutup (post closing trial balance) merupakan neraca saldo setelah dipengaruhi oleh jurnal penutup. Neraca saldo ini berisi akun yang berkaitan dengan neraca (balance sheet account), yaitu merupakan akun assets, kewajiban dan modal. Semua akun nominal (income statement account) yang terdiri dari pendapatan (revenues) dan biaya biaya (expenses) sesudah bersaldo nol. Contoh untuk jurnal penutup untuk perusahaan ananda pada akhir september 1999 seperti berikut:

Tanggal Keterangan P/R Debet Kredit
31 Sept 1.       Menutup pendapatan

Pendapatan jasa

Ikhtisar Laba Rugi

 

2.       Menutup beban

Ikhtisar laba rugi

Beban gaji

Beban iklan

Beban Penyusu- gedung

 

 

3.       Menutup Laba bersih

Ikhtisar laba rugi

Modal

 

4.       Menutup Prive

Modal

Prive

 

Rp.17.500

 

 

Rp.15.000

 

 

 

Rp.16.150

 

 

Rp.1000

 

Rp.17.500

 

 

Rp.750

Rp.500

Rp.100

 

 

 

Rp.16.150

 

 

Rp.1000

 

Neraca Saldo Setelah Jurnal Penutup (Post Closing Trial Balance)

Neraca saldo setelah jurnal penutup (post closing trial balance) merupakan suatu laporan (daftar) yang berisi perkiraan – perkiraan yang disertai dengan saldonya masing masing setelah dipengaruhi jurnal penutup meliputi perkiraan riel (balance sheet account) yaitu aktiva, kewajiban dan modal.

Setelah dilakukan jurnal penutup dan di posting ke buku besar (ledger) masing masing, maka neraca saldo setelah jurnal penutup perusahaan Ananda disusun sebagai berikut:

Perusahaan Ananda

Neraca Saldo setelah Jurnal Penutup

30 September 1999

 No Akun Debet Kredit
Kas

Piutang usaha

Bangunan

Akumulasi penyu- bangunan

Utang usaha

Utang gaji

Utang iklan

Modal Ananda

Rp.21.300

Rp.7500

Rp.2000

Rp.100

Rp.5000

Rp.2500

Rp.3000

Rp.25.150

Rp.30.800 Rp.30.800

Sebelum disusun laporan keuangan, guna memudahkan penyusunannya, dibuat kertas kerja (work sheet). Kertas kerja terdiri dari 8 kolom dan 10 kolom. Kertas kerja 10 kolom untuk perusahaan Ananda dpat disusun sebagai berikut:

neraca lajur

Dari kertas kerja tersebut diatas maka laporan keuangan perusahaan Ananda disusun sebagai berikut:

Perusahaan Ananda

Laporan Laba Rugi

Untuk Tahun yang Berakhir 30 September 1999

Pendapatan  (Revenue)
Pendapatan jasa (fees Revenue) Rp.17.500.000
Beban beban (expenses)
Beban gaji (salaries expense) Rp.750.000
Beban iklan (adv. Expense) Rp.500.000
Beban penyusutan (depreciation expense) Rp.100.000
Rp.1.350.000
Laba Bersih Rp.16.150.000

 

Perusahaan Ananda

Laporan Perubahan Modal

Untuk Tahun yang Berakhir 30 September 1999

Modal Ananda, Awal Rp.10.000.000
Ditambah
Tambahan Investasi Rp. –
Laba bersih Rp.16.150.000
Rp.16.150.000
Rp.26.500.000
Dikurangi
Prive Ananda (Rp.10.000.000)
Modal Ananda, Akhir Rp.25.150.000

jurnal penutup

Jurnal Pembalik (Reversing Intries)

Jurnal pembalik meruakan jurnal penyesuaian yang dibuat pad awal periode akuntansi sebelum dimulai proses akuntansi yang baru dengan tujuan untuk memutakhirkan  data akuntansi (data keuangan). Penyusutan jurnal pembalik tergantung dari jurnal penyesuaian. Jurnal penyesuaian yang perlu dibuat jurnal pembalik adalah hanya jurnal penyesuaian yang menimbulkan piutang (receivable) atau utang (payable).

Dari berbagai tipe jurnal penyesuaian, dapat disimpulkan bahwa yang perlu jurnal pembalik adalah sebagai berikut:

jurnal pembalik

Jadi, dari skema diatas, jurnal balik yang harus dibuat adalah sebagai berikut:

Tanggal Keterangan P/R Debet Kredit
1 Jan 1999 Pendapatan bunga

Piutang bunga

Beban sewa

Sewa dibayar dimuka

Utang gaji

Beban gaji

Pendapatan diterima dimuka

Pendapatan sewa

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

xxx

Jurnal pembalik untuk perusahaan Ananda disusun sebagai berikut:

Tanggal Keterangan P/R Debet Kredit
a. Pendapatan jasa

Piutang usaha

Rp.2.500

Rp.2.500

b. Utang gaji

Beban gaji

Rp.250

Rp.250

c. Utang iklan

Beban iklan

Rp.300

Rp.300

Contoh soal dan penyelesaiannya

  1. Dibawah ini neraca saldo “Perusahaan Santoso” tanggal 31 Desember 2000 yang bergerak dalam bidang moving service, ialah sebagai berikut:
Kas

Piutang usaha

Asuransi dibayar dimuka

Tanah

Bangunan

Utang usaha

Pendapatan sewa diterima dimuka

Utang wesel

Modal Santoso

Prive Santoso

Pendapatan jasa

Beban gaji

Beban penunjang

 

Total

Rp.25.000.000

Rp.47.200.000

Rp.6000.000

Rp.112.000.000

Rp.308.000.000

Rp.40.000.000

Rp.84.000.000

Rp.45.800.000

Rp.20.800.000

Rp.8.000.000

Rp.200.000.000

Rp.240.000.000

199.200.000

Rp.668.000.000 Rp.668.000.000

 

Data untuk penyesuaian akhir tahun 2000 adalah sebagai berikut:

    a.  Asuransi dibayar dimuka diatas untuk tiga tahun dibayar di awal tahun 2000
    b. Depresiasi atas bangunan sebesar Rp.7.000.000 per tahun
    c. Beban bunga atas utang wesel yang masih harus dibayar sebanyak Rp.5000.000
    d. Pendapatan sewa diterima dimuka yang belum menjadi hak perusahaan sampai akhir tahun tersebut sebesar Rp.7.000.000
    e. Beban gaji yang masih harus dibayar sebesar Rp.2.500.000

Diminta

  1. Susunlah jurnal penyesuaian dan kertas kerja sepuluh kolom
  2. Susunlah laporan keuangan laba rugi, laporan perubahan modal dan neraca
  3. Susunlah jurnal penutup dan neraca saldo setelah jurnal penutup

Jawab:

  1. Jurnal penyesuaian dan kertas kerja

Perusahaan Santoso

Jurnal Penyesuaian

Tanggal Keterangan P/R Debet Kredit
31 Dea Beban asuransi

Asuransi dibayar dimuka

Rp.2000.000

Rp.2000.000

Beban penyusutan bangunan

Akum- Penyusutan bangunan

Rp.7000.000

Rp.7000.000

Beban bunga

Utang bunga

Rp.5000.000

Rp.5000.000

Pendapatan sewa diterima dimuka

Pendapatan sewa

Rp.7000.000

Rp.7000.000

Beban gaji

Hutang gaji

Rp.2.500.000

Rp.2.500.000

 

Perusahaan Santoso

Kertas Kerja

Untuk Desember 2000

(Dalam ribuan rupiah)

Akun -akun Neraca saldo Penyesuaian Neraca saldo Disesuaiakan Laba rugi Neraca
Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit Debet Kredit
Kas 25.000 25.000 25.000
Piutang usaha 47.200 47.200 47.200
Asuransi dibayar dimuka 6000 a).2000 4.000 4.000
Tanah 112.000 112.000 112.000
Bangunan 308.000 308.000 308.000
Utang usaha 20.800 20.800 20.800
Pndptan sewa ditrima dimka 8000 d).7000 1000 1000
Utang wesel 200.000 200.000 200.000
Modal santoso 240.000 240.000 240.000
Prive santoso 40.000 40.000 40.000
Pendapatan jasa 199.200 199.200 199.200
Beban gaji 84.000 e).2500
Beban penunjang 45.800
Beban asuransi a).2000
Beban pnysutn bngunn b).7000 7000 7000
Akum.penyus-bangunan b).7000 7000 7000
Beban bunga c).5000
Utang bunga c).5000 5000 5000
Pendapatan sewa d)7000 7000
Utang gaji e).2500 2500 2500
668.000 668.000 23.500 23.500 682.500 682.500 146.300 146.300 536.200 536.200
Laba bersih 59.900 59.900
206.200 206.200 536.200 536.200

 

2. Laporan Keuangan

Perusahaan Santoso

Laporan Laba Rugi

Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2000

Pendapatan
pendapatan jasa Rp.199.200.000
Pendapatan sewa Rp.70.000.000
Rp.206.200.000
Beban –beban
Beban gaji RP.86.500.000
Beban penunjang Rp.45.800.000
Beban penyusutan bangunan Rp.7000.0000
Beban bunga RP.5000.000
Beban asuransi Rp.2000.000
(Rp.146.300.000)
Laba bersih Rp.59.900.000

 

Perusahaan Santoso

Laporan Perubahan Modal

Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2000

Modal awal Santoso Rp.240.000.000
Ditambah
Investasi Rp.-
Laba bersih Rp.59.900.000
Rp.59.900.000
Rp.299.900.000
Dikurangi
Prive santoso (Rp.40.000.000)
Modal santoso akhir Rp.259.900.000

 

Perusahaan Santoso

Neraca

Per 31 Desember 2000

Harta Utang
Kas                                            Rp25.000.000

Piutang usaha                         Rp47.200.000

Asuransi dibayar dimuka      Rp4000.000

Tanah                                       Rp112.000.000

Bangunan                                Rp308.000.000

Akum- penyus- bangunan  (Rp7000.000)

Utang usaha                        Rp20.800.000

Pendapatan sewa

Diterima dimuka                 Rp1000.000

Utang wesel                         Rp 200.000.000

Utang bunga                        Rp5000.000

Utang gaji                             Rp2.500.000

Jumlah utang                       Rp229.300.000

Modal santoso                    Rp259.900.000

Total Harta                              Rp.489.200.000 Total utang dan modal     Rp.489.200.000

 

Jurnal Penutup

Tanggal Keterangan P/R Debet Kredit
31 Des a). Menutup pendapatan

pendapatan jasa

pendapatan sewa

ikhitsar laba rugi

   

Rp199.200.000

Rp7000.000

 

Rp.206.200.000

  b). Menutup biaya – biaya

Ikhtisar laba rugi

Beban gaji

Beban penunjang

Beban penyusutan bgunan

Beban bunga

Beban asuransi

   

Rp146.300.000

 

Rp.86.500.000

Rp45.800.000

Rp7000.000

Rp5000.000

Rp2000.000

  c). Menutup laba rugi

ikhitsar laba rugi

Modal santoso

   

Rp.59.900.000

 

Rp.59.900.000

  d). Menutup prive

modal santoso

Prive santos

   

Rp40.000.000

 

Rp40.000.000

 

Perusahaan Santoso

Laporan Perubahan Modal

Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember 2000

No Akun-akun Debet Kredit
  Kas

Piutang usaha

Asuransi dibayar dimuka

Tanah

Bangunan

Akum-penyus- bangunan

Utang usaha

Pendapatan sewa diterima dimuka

Utang wesel

Utang bunga

Utang gaji

Modal santoso

Rp.25.000.000

Rp.47.200.000

Rp.4000.000

Rp.112.000.000

Rp.308.000.000

Rp.7000.000

Rp.20.800.000

Rp.1000.000

Rp.200.000.000

Rp.5000.000

Rp.2.500.000

Rp.259.900.000

  Total Rp.496.200.000 Rp.496.200.000

 

Sampai disini tahapan untuk siklus akuntansi telah selesai apabila anda masih bingung bisa mempelajari tahapan awal dalam siklus mulai dari pembuatan akun, menyusun jurnal, memasukkan jurnal ke buku besar, menyiapkan neraca saldo, membuat jurnal penyesuaian. melalui link dibawah ini.

Kategori: pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *