Kata kata bijak islami III

Cerita Si Uang _ Ungkapan bijak tentang uang bukan selamanya tolak ukur menjadi sukses

“Sesungguhnya Allah melindungi hamba-Nya yang Mukmin dari godaan dunia dan Allah juga menyayanginya sebagaimana kami melindungi orangmu yang sakit dan mencegahnya dari makanan serta minuman yang kamu takuti akan mengganggu kesehatannya”

(HR al-Hakim dan Ahmad)

Perkenalkan namaku Uang, aku punya banyak nama lain, ada yang memanggil aku Duit, Fulus, Money, dan sebagainya

Aku dicipta dari kertas dan logam yang diberi bentuk, kemudian digambar. Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, tetapi aku mampu merombak tatanan dunia.

Aku “bisa” mengubah prilaku, bahkan sifat manusia karena manusia mengidolakan aku

Banyak orang mengubah keperibadiannya, menghianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya demi aku.

Aku tidak mengerti perbedaan orang saleh dan bejat, tetapi manusia memakai aku sebagai patokan derajat, menentukan kaya miskin, terhormat, atau terhina.

Aku bukan iblis, tetapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan orang ketiga, tetapi banyak suami istri pisah gara-gara aku, kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku. Anak dan orang tua berselisih gara gara aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tetapi manusia menyembahku seperti manusia, bahkan kerap kali hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah pesan jangan jadi hamba uang.

Seharusnya aku melayani manusia, tetapi kenapa malah manusia mau jadi budakku? Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapapun, tetapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat Anda, teapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tidak akan bisa menemani anda apalagi menjadi penebus dosa – dosa anda. Anda harus menghadap sendiri kepada Sang Pencipta, lalu menerima penghakiman-Nya.

Saat itu Tuhan pasti akan hitung-hitungan dengan Anda, apakah selama hidup Anda MENGGUNAKAN aku dengan baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN.

Ini informasi terakhirku; Aku Tidak Ada di Surga, jadi, jangan cari aku disana dan jangan pula menyalahkan aku, tetapi salahkanlah diri anda sendiri.

Hikmah

  1. kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu mengifaq-kan sebagian harta yang kamu cintai, apa saja yang kamu infaq-kan maka allah sungguh mengetahuinya.” (Ali’Imraan:92)
  2. Pada hakikatnya, sukses menurut islam adalah berhasil mengumpulkan skor pahala sebanyak-banyaknya dan menghindari perbuatan dosa sebanyak banyaknya sehingga akhirnya, di Hari akhirat berhak mendapat surga.

 

Bahagia Itu Pilihan _ Ungkapan bijak tentang untuk mendapatkan bahagia itu sederhana

“Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah”

(HR baihaqi)

Seorang pemuda berangkat kerja di pagi hari menaiki taksi dan tidak lupa menyapa sang sopir, “Selamat pagi, Pak!” ucapnya,

Pagi yang cerah, bukan?” sambungnya sambil tersenyum, lalu bersenandung kecil. Sang sopir tersenyum melihat kecerian penumpangnya. Ia melajukan taksinya dengan senang hati. Sesampainya di tempat tujuan, pemuda itu membayar dengan selembar uang 50.000 rupiah untuk argo yang hanya hampir 15 rupiah.

Kembalinya buat bapak saja. “katanya, “Selamat bekerja, Pak! Katanya lagi dengan penuh senyum. “Terimakasih,” Jawab sopir  taksi penuh syukur.

“Wah, aku bisa sarapan dulu, nih,! Pikir sopir taksi itu yang kemudian menuju warung.

Sesampainya di warung, si Mbok penjaga warung bertanaya, “ Biasa Pak?”

Iya, biasa, nasi sayur, tapi pagi ini tambahkan sepotong ayam,” jawab sopir dengan tersenyum. Setelah selesai makan, sopir taksi tersebut membayarnya dan menambahkan uang Rp5.000 untuk si Mbok warung tersebut.

“Buat jajan anaknya Mbok” begitu katanya.

Dengan tambahan uang jajan 5 ribu, pagi itu anak si Mbok berangkat ke sekeolah dengan senyum lebih lebar, ia bisa membeli dua buah roti pagi ini dan diberikannya kepada temannya yang tidak punya bekal.

Begitulah cerita bisa berlanjut. Bergulir, seperti bola salju. Pak sopir bisa lebih bahagia hari itu. Bagitu juga keluarga si Mbok, teman si anak, keluarga mereka. Semua tertular kebahagian.

Kebahagian, seperti juga kesusahan, bisa menular pada siapa saja disekitar kita. Kebahagian adalah sebuah pilihan. Siapakah kita menularkan kebahagian hari ini? Bisa menerima itu adalah berkah, tetapi bisa memberi adalah anugerah. Semoga sisa hidup kita selalu bahagia dan membuat orang lain bahagia dengan keberadaan kita.

Hikmah

  1. Kebahagian yang sesungguhnya atau kebahagian yang hakiki terletak pada ketenangan hati seseorang
  2. Banyak orang yang berlimpah harta, tetapi kekayaan yang mereka miliki tidak dapat menjadikan hati mereka tenang. Akan teapi sebaliknya, justru harta kekayaan yang mereka kumpulkan buat lalai, lupa dan sibuk untuk senantiasa mengejar kekuarangan. Hal ini karena berapa pun harta benda dan kekayaan yang mereka miliki masih saja mereka anggap kurang.

Lihat juga

Kata kata bijak islami bagian I Kata kata bijak islami bagian II Kata kata bijak islami bagian III
Motivasi islami dan pedoman hidup  selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *