Kata kata bijak islami IV

Dipublikasikan oleh admin pada

Anakku Disaat Aku Tua _ Renungan tentang bakti kepada kedua orang tua

“Keridhaan Allah bergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orang tua”

(HR al-Hakim)

Di saat aku tua

Aku bukan diriku yang dulu lagi

Maklumilah dan bersabarlah

Dalam menghadapi diriku

 

Disaat aku menumpahkan sayuran dibajumu

Dan aku tidak lagi mengingat cara menutupi bajuku,

Jangan memarahiku

Ingatlah, saat bagaimana aku

Mengajarimu dan membimbungmu melakukan hal itu

Disaat aku dengan pikunnya

Mengulang terus, ucapan yang membosankanmu

Dengarkanlah, jangan memotong ucapanku

Di masa kecilmu,

Aku harus terus mengulang semua cerita

Yang aku bacakan untukmu.

 

Disaat aku membutuhkanmu untuk memandikanku

Jangan menyalahkanku

Ingatlah dimasa kecilmu,

Aku dengan berbagai cara membujukmu

Untuk mandi, makan, dan minum.

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan,

Ulurkan tanganku untuk memapahku.

Ingatlah dimasa kecilmu, aku menuntunmu

Melangkahkan kakimu untuk berjalan

 

Disaat aku kebingungan

Menghadapi hal hal baru

Dan tekonologi modern,

Janganlah menertawakanku.

Renungkanlah bagaimana  aku

Dengan sabarnya

Menjawab semua pertanyaan

Yang kau ajukan padaku

 

Disaat engkau melihat aku menua, maklumilah

Dukunglah aku sebagaimana aku mendukungmu

Sewaktu engkau belajar tentang kehidupan ini.

Dulu, aku menuntutmu untuk menggapai jalan 

Kehidupan ini,

Kini, kenalilah aku

Hingga akhir jalan hidupku

 

Berikanlah aku cinta kasih dan kesabaranmu

Aku menerimanya dengan penuh syukur

Dalam senyumku. Terutama kasihku yang tak terhingga kepadamu

 

Aku harap engkau menghargaiku

Dan mendoakanku

Ibumu

 

Hikmah

  1. Kedua orang tua secara fitrah akan terdorong untuk mengayomi anak anaknya; mengorbankan segala hal, termasuk diri sendiri. Anak anak mengisap seluruh potensi, kesehatan, tenaga dan perhatian dari kedua orang tua hingga ia menjadi oran gtua yang lemah, jika memang diberi usi ayng panjang. Meskipun demikian, keduanya tetap merasa bahagia
  2. Adapun anak anak, secepatnya mereka melupakan ini semua, dan terdorong oleh peran mereka ke arah depan. Orang tua tidak butuh nasihat untuk berbuat baik kepada anak anak. Orang perlu di gugah emosinya dengan kuat adalah anak anak agar mereka mengingat kewajiban mereka terhadap generasi yang telah dihabiskan seluruh madunya hingga kering kerontang (oran tua) oelh mereka (anak anak). Dari sinilah, muncul perintah untuk berbuat baik kepada kedua orang tua dengan perintah yang tegas, setelah perintah yang tegas untuk menyembah Allah.

 

Lihat juga

kata kata bijak bagian I kata kata bijak bagian II kata kata bijak bagian III
Motivasi dan pelajaran hidup selengkapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *