Kenali Pembelahan Meiosis dan tahapannya

Published by admin on

Tahap meiosis sebenarnya mirip dengan tahap mitosis. Meiosis sendiri sering disebut dengan pembelahan reduksi. Pembelahan Meiosis ini berasal dari kata meioun yang artinya pengurangan. Sementara itu, kisah penemuan meiosis pada tahun 1883 dijelaskan oleh Edouard van Beneden. Ini adalah jumlah kromosom di mana setengah dari kromosom berada di autocell.

Pengertian Pembelahan Sel

Pembelahan sel adalah peristiwa di mana sel membelah menjadi dua atau lebih sel menjadi sel baru. Pembelahan sel adalah metode di mana sel mereplikasi dirinya sendiri. Sel sebagai bagian terkecil dari tubuh suatu organisme. Pertumbuhan dan perkembangan suatu organisme berkaitan erat dengan proses pembelahan sel ini. 

Meskipun fungsi pembelahan sel pada organisme multiseluler dan uniseluler sangat berbeda, namun pada dasarnya sama. Dengan kata lain disebut sebagai reproduksi sel. Pembelahan sel sangat penting untuk kelangsungan hidup semua organisme hidup. Sel-sel itu sendiri mengalokasikan pertumbuhan, perbaikan dan juga reproduksi dan kembangbiak 

Saat masa pertumbuhan, semakin banyak sel yang dikandung organisme maka semakin besar ukuran organisme. Kemudian saat perbaikan maka jika tubuh Anda terluka, setelah beberapa saat bagian tubuh yang terluka akan menutup seperti sebelumnya. Ada kerusakan jaringan yang sebenarnya di bagian tubuh yang akhirnya menyebabkan terluka. 

Perbaikan jaringan yang rusak dalam tubuh merupakan hasil dari proses pembelahan sel. Selanjutnya saat berkembang biak, salah satu ciri suatu organisme adalah berkembang biak untuk memperoleh keturunan dengan melahirkan atau memijah. Saat mempelajari pembelahan sel dan perkembangan organisme, anda juga perlu mengetahui informasi lain

Fungsi Pembelahan Sel

Sel-sel suatu organisme membelah untuk membentuk sel-sel baru. Anda akan menemukan pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis. Sel-sel ini kemudian membentuk jaringan ke organ-organ dalam tubuh. Sayangnya, sel-sel ini memiliki usia. Seperti sel darah merah yang hanya bisa hidup selama 120 hari dan mati setelah 120 hari. Pembelahan sel dengan tujuan mengganti sel yang mati dan rusak. 

Dalam tubuh orang dewasa, perlu untuk menjaga jumlah sel di setiap organ konstan. Tidak boleh ada organ dengan jumlah sel yang berlebihan atau berkurang. Misalnya, jumlah sel darah merah pada wanita dewasa berada pada kisaran 45 juta sel dalam 1 mikroliter darah. Ketika jumlah sel dalam organ tubuh melebihi yang seharusnya maka terjadilah kondisi yang disebut tumor. 

Fungsi pembelahan sel pada organisme uniseluler atau bersel tunggal adalah reproduksi. Contoh makhluk yang berkembang biak dengan pembagian adalah protozoa, amuba, dan sebagainya. Fungsi pembelahan sel pada organisme multiseluler adalah untuk membuat banyak sel somatik untuk menumbuhkan dan mengembangkan organisme yang terlibat. 

Sel yang membelah disebut sel induk dan sel hasil pembelahan disebut sel anak. Pada dasarnya, proses pembelahan sel dibagi menjadi pembelahan sel langsung dan pembelahan sel tidak langsung. Proses pembelahan sel adalah cara sel tumbuh dan berkembang. Sel yang membelah disebut sel induk, dan sel hasil pembelahan disebut sel anak. 

Pengertian Pembelahan Meiosis

Pengertian meiosis adalah proses pembelahan yang bersifat meiosis. Tujuannya adalah untuk membuat gamet. Nama lain dari meiosis ini adalah meiosis yang disebabkan oleh penurunan jumlah kromosom diploid atau 2n menjadi haploid atau n. Meiosis ini sangat penting bagi organisme yang reproduksi seksualnya dalam proses gametogenesis. 

Meiosis dibagi menjadi dua daerah inti atau pembelahan. Yang pertama adalah meiosis I dan meiosis II. Perbedaan keduanya terletak pada persilangan dan duplikasi kromosom. Pada meiosis I, jumlah kromosom berkurang atau berkurang. Di sisi lain, pada meiosis II, prosesnya sama dengan mitosis. Di bawah ini adalah tahapan meiosis yang perlu Anda ketahui.

Tahapan Pembelahan Meiosis

  1. Fase Meiosis I

Tahap ini dimulai setelah kromosom induk direplikasi untuk menghasilkan kromatid yang sama pada fase S. Pada awal profase I, kromosom menjadi lebih pendek, lebih tebal, dan berlipat ganda. Selanjutnya, di tengah Profase I sentrosom bergerak ke kutub yang berlawanan. Kromosom juga melakukan persilangan atau crossover. 

Pada akhir Profase I, ujung gelendong mitosis melekat pada dua sentromer. Profase I juga memiliki berbagai stadium seperti leptoten, zigoten, pakiten, diploten, dan diakinesis. Leptoten adalah proses di mana benang kromatin memendek, menebal, dan membentuk kromosom homolog. Zigoten terjadi ketika kromosom homolog berada di dekat satu sama lain dan berpasangan. 

Tahap selanjutnya adalah pakiten yaitu replikasi kromosom atau pengembangan replikasi. Selanjutnya ada di proten atau persimpangan dan persimpangan antara kedua lengan kromosom disebut homolog. Tahap terakhir adalah diakinesis, dimana serat gelendong atau gelendong terbentuk. Selanjutnya masuk tahap fase meiosis II

  1. Fase Meiosis II

Tahap ini merupakan siklus kedua dari proses meiosis, mirip dengan proses mitosis. Perbedaannya adalah sel yang membelah adalah haploid, bukan diploid. Pada Fase II, jumlah kromosom dijaga konstan selama reproduksi seksual. Proses pembelahan meiosis II ini juga menyebabkan munculnya variasi genetik akibat terjadinya persilangan.

Begitulah proses dari terjadinya pembelahan sel. Anda bisa mengetahui proses pembelahan dari meiosis dan juga pengertiannya. Terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui dalam proses pembelahan. Pembelahan sendiri bertujuan untuk memperbarui sistem dengan memunculkan sel sel baru termasuk sel somatik dan jenis sel lainnya

Categories: pendidikan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *