Komunikasi Massa

Dipublikasikan oleh admin pada

Seiring perkembangan teknologi komunikasi, media komunikasi massa pun semakin canggih dan semakin kompleks serta mempunyai kekuatan yang jauh lebih maju dari masa-masa sebelumnya, termasuk dalam hal menjangkau komunikan.

Dengan adanya media yang canggih dan modern memungkinkan semua orang di seluruh dunia dapat berkomunikasi ke hampir seluruh pelosok dunia. Berikut ini akan dijelaskan beberapa Pengertian tentang komunikasi massa.

Pengertian Komunikasi Massa

Komunikasi massa pada hakekatnya sebagai proses pengoperan lambang-lambang memiliki arti yang dilakukan melalui saluran, umumnya dikenal dengan sebutan media. Sedangkan yang dimaksud dengan media ialah alat yang digunakan untuk mencapai massa.

Berdasarkan uraian tersebut diatas dapat dijelaskan bahwa komunikasi massa ialah suatu proses yang melukiskan bagaimana komunikator menggunakan teknologi media massa secara proporsional untuk menyebarluas konsumen dalam jumlah yang banyak.

Menurut Elvinaro dan Lukiati (2007: 3) Komunikasi masa ialah “mass communication is messages communicated throught a mass medium to large number people” (Komunikasi massa adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang).

Sedangkan menurut Liliweri (2011: 3),

“komunikasi massa ialah bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam menghubungkan antara komunikator dan komunikan secara masal, berjumlah banyak, bertempat tinggal yang jauh (terpencar), sangat heterogen serta meninggalkan efek tertentu.”

Definisi lain dari komunikasi massa juga diungkapkan oleh Gebner (Elvinaro dan Lukiati 2007: 3), yang mengartikan bahwa

mass communication is technologically and institutionally based production and distribution of the most broadly shared continous flow of messages in industrial societies” (Komunikasi massa merupakan produksi dan distribusi yang berlandaskan pada teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri).”

Meletze juga mengemukakan pendapatnya sebagaimana dikutip oleh Elvinaro dan Lukiati (2007: 4), dimana komunikasi massa diartikan sebagai bentuk komunikasi yang menyampaikan pernyataan secara luas dan terbuka melalui media penyebaran teknis secara tidak langsung dan satu arah kepada publik yang tersebar. Media penyebaran ini dapat dilakukan melalui media surat kabar, baik melalui media cetak maupun media elektronik.

Karakteristik 

Dalam menggunakan komunikasi massa, setiap orang harus memahami karakteristik komunikasi massa itu sendiri untuk melakukan kegiatan komunikasi. Berikut ini karakteristik komunikasi massa menurut Liliweri (2011: 37-39) diantaranya sebagai berikut:

  1. Bersifat Komunikator

Karakteristik pertama komunikasi massa ialah bersifat komunikator. Hal ini sesuai dengan hakekatnya dan sifat penggunaan media atau saluran secara profesional dengan teknologi tinggi melalui usaha-usaha industri. Maka dari itu penggunaan media massa bersifat lembaga, yayasan, organisasi usaha yang memiliki struktur, fungsi atau misi tertentu.

  1. Sifat pesan

Komunikasi massa memiliki sifat pesan yang merupakan sifat paling universal tentang berbagai hal dari berbagai tempat. Isi dari media massa itu sendiri mencakup berbagai peristiwa apa saja yang patut diketahui oleh masyarakat umum.

  1. Sifat media massa

Salah satu karakteristik khas dalam komunikasi massa ialah adanya sifat media massa. Komunikasi massa ini sepertinya lebih bertumpu pada andalan teknologi pembagi pesan dengan menggunakan jasa industri untuk memperbanyak dan melipatgandakan. Dengan adanya bantuan industri ini maka berbagai pesan dapat menjangkau konsumen dengan cara yang tepat, cepat dan berlangsung terus menerus.

  1. Sifat Komunikan

Karakteristik lain dari komunikasi massa ialah komunikan dimana yang menjadi komunikan ialah konsumen. Konsumen ialah masyarakat umum yang sangat beragam, heterogen dalam segi demografis, geografis, ataupun psikografis. Jumlah komunikan itu sangatlah besar dan diantara mereka ada yang tidak saling mengenal akan tetapi pada suatu waktu dan tempat relatif sama mereka mendapatkan jenis pesan yang sama dari media massa tertentu.

  1. Sifat efek

Komunikasi massa memiliki karakteristik tertentu yaitu menimbulkan efek. Secara umum ada tiga efek dari komunikasi massa, yang didasarkan pada teori hierarki efek, yaitu Pertama, efek kognitif yaitu pesan komunikasi massa berakibat konsumen berubah dalam hal pengetahuan, pandangan serta pendapat terhadap suatu yang diperolehnya. Kedua, efek afektif yaitu pesan komunikasi massa yang berakibat berubahnya perasaan tertentu dari konsumen. Ketiga, efek konatif yaitu pesan komunikasi massa berakibat orang mengambil keputusan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

  1. Sifat umpan balik

Karakteristik terakhir dari komunikasi massa ialah sifat umpan balik. Sedangkan umpan balik dari komunikasi massa umumnya lebih bersifat tertunda. Pengembalian reaksi terhadap suatu pesan kepada sumbernya tidak terjadi di saat yang sama namun setelah suatu media itu beredar atau pesannya itu memasuki kehidupan suatu masyarakat tertentu.

Efek Komunikasi Massa

Suatu komunikasi massa memiliki efek tertentu dalam penggunaannya, diantaranya sebagai berikut:

  1. Efek kognitif

Efek kognitif ialah pesan komunikasi massa mengakibatkan konsumen berubah dalam hal pengetahuan, pandangan, serta pendapat terhadap sesuatu yang diperolehnya. Efek ini berhubungan dengan transmisi pengetahuan, keterampilan, kepercayaan, atau informasi.

  1. Efek afektif

Efek afektif ialah pesan komunikasi massa yang berakibat pada berubahnya perasaan tertentu dari konsumen. Seseorang bisa menjadi lebih marah dan berkurang rasa tidak senangnya terhadap suatu akibat membaca surat kabar, mendengarkan radio ataupun menonton televisi. Efek ini memiliki hubungan erat dengan emosi, sikap, atau nilai.

  1. Efek konatif

Efek konatif ialah pesan komunikasi massa yang berakibat pada orang mengambil keputusan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Efek ini menonjol pada prilaku nyata yang dapat diminati, yang meliputi pada pola-pola tindakan, kegiatan, atau kebiasaan berprilaku.

Fungsi Komunikasi Massa

Komunikasi massa secara umum memiliki beberapa fungsi diantaranya sebagai berikut:

  1. Penafsiran (Interpretation)

Fungsi penafsiran atau (interpretation) biasanya berbentuk komentar atau opini yang ditujukan kepada konsumen, serta dilengkapi dengan perspektif (sudut pandang) terhadap berita atau tayangan yang disajikan, sehingga membentuk suatu pertalian berdasarkan kepentingan dan minat yang sama tentang sesuatu.

  1. Penyebaran nilai-nilai (Transmission Of Values)

Fungsi penyebaran nilai-nilai umumnya dengan cara media massa itu ditonton, didengar, atau dibaca. Media massa itu memperlihatkan kepada kita bagaimana mereka bertindak dan menunjukkan apa yang mereka harapkan.

  1. Hiburan (Entertainment)

Fungsi hiburan ialah berfungsi sebagai penghibur yang tujuannya ialah untuk mengurangi ketegangan pikiran konsumen itu sendiri.

  1. Fungsi Informasi

Fungsi informasi ialah media massa berfungsi sebagai penyebar informasi bagi pembaca, pendengar, atau pemirsa yang menikmatinya.

  1. Fungsi Pendidikan

Fungsi komunikasi massa salah satunya ialah fungsi pendidikan dimana memberikan pendidikan adalah dengan melalui pengajaran etika, nilai, serta aturan aturan yang berlaku bagi pembaca atau pemirsanya.

  1. Fungsi Mempengaruhi

Fungsi mempengaruhi ialah secara implisit terdapat pada tajuk atau editorial, features, iklan, artikel dan lain sebagainya.

  1. Fungsi Proses Pengembangan Mental.

Fungsi proses pengembangan mental ialah media massa sangat  berkaitan dengan prilaku dan pengalaman kesadaran manusia.

  1. Fungsi Adaptasi Lingkungan

Fungsi ini ialah penyesuaian diri terhadap lingkungan konsumen yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya dengan didorong oleh media massa. Maka dari itu seseorang dapat lebih mengenal lingkungannya.

  1. Fungsi Memanipulasi Lingkungan

Fungsi memanipulasi lingkungan ialah berusaha untuk mempengaruhi dan komunikasi yang dimanfaatkan sebagai alat kontrol utama dan pengaturan lingkungan.

  1. Fungsi Meyakinkan (To Persuade)

Fungsi meyakinkan ialah fungsi komunikasi massa untuk mengukuhkan atau memperkuat sikap, kepercayaan atau nilai seseorang. Mengubah sikap, kepercayaan, atau nilai seseorang. Menggerakan seseorang untuk melakukan sesuatu.

Media Komunikasi Massa

Komunikasi massa digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui media atau perantara diantaranya menggunakan :

Media Cetak

Media cetak merupakan salah satu media komunikasi massa yang pertama dan sampai saat ini masih cukup eksis. Pada dasarnya kita mengenal dua jenis media cetak, yaitu Surat Kabar atau Koran dan Majalah. Surat kabar atau koran ialah media yang mempunyai fungsi utama yaitu:

    • Menginformasikan kepada pembaca atau penikmat secara objektif tentang apa yang terjadi pada suatu komunitas masyarakat, hingga negara bahkan dunia.
    • Memberikan komentar berita dengan mengembangkannya dalam suatu fokus kajian berita.
    • Menyediakan keperluan informasi bagi pembaca melalui iklan-iklan.
    • Mengabarkan berita terkait lingkungan masyarakat untuk membantu dalam kondisi-kondisi tertentu.
    • Memberikan hiburan bagi pembaca melalui konten yang menarik seperti cerita humor, komik, cerpen dan sebagainya.
    • Menjadi agen informasi bagi pembaca serta menjadi saranan perjuangan untuk memperoleh hak.

Media Elektronik

Media elektronik merupakan salah satu media massa yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam perkembangannya. Media elektronik yaitu media massa yang menggunakan listrik sebagai tenaga untuk menjalankannya (elektronik). Ada berbagai media yang termasuk ke dalam media elektronik yaitu diantaranya:

    • Radio

Radio ialah media elektronik pertama dan tertua di dunia. Radio sendiri memiliki keunggulan dimana sangat luwes untuk digunakan, dan bisa berada dimana saja baik dirumah, kantor, mobil, kamar tidur dan lain sebagainya. Maka dari itu, radio menjadi tren dan fenomena yang cukup besar pada masanya. Selain menyampaikan informasi, radio juga menjadi sarana hiburan yang pernah menjadi primadona.

    • Televisi

Setelah radio, muncullah televisi sebagai media elektronik yang lebih modern. Adanya televisi pada dekade berikutnya membuat pergeseran yang cukup signifikan pada penggunaan media elektronik.

Munculnya televisi ini membuat radio mulai tenggelam dan  ditinggalkan. Kelebiohan televisi  dibandingkan dengan radio ialah bahwa televisi tidak hanya mampu menampilkan suara (audio), namun juga bisa menampilkan gambar bergerak (video). Hingga saat ini, televisi masih menjadi primadona media komunikasi massa di seluruh dunia.

Media Digital

Selain media cetak dan elektronik, kini muncul media lain yaitu media digital yang mungkin dapat dikatakan media inilah yang sekarang mendominasi komunikasi massa yang ada. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di kehidupan manusia mengakibatkan munculnya media komunikasi massa yang sangat mudah dengan didukung adanya Internet sehingga sangat mudah untuk memperoleh informasi dari berbagai penjuru dunia.

Selain itu, pergeseran penggunaan media elektronik ke media digital bergerak juga begitu cepat. Hampir setiap orang saat ini mempunyai smartphone dan menggunakan internet. Komunikasi massa saat ini jauh lebih mudah karena didukung juga dengan lahirnya media sosial seperti Facebook, Twitter, instagram dan lain sebagainya.

Lihat juga

12345

Kategori: pendidikan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *