Belajar Memahami Konsep Gerak Pada Makhluk Hidup

Published by admin on

Manusia dapat bergerak bebas karena adanya sistem motorik di dalam tubuhnya. Diperlukan kerjasama dengan berbagai organ yang terlibat dalam pergerakan manusia. Selain itu, organ-organ ini dapat memberikan stabilitas, membentuk postur dan menopang berat badan. Sistem gerak tubuh manusia juga disebut konsep gerak yang terdiri dari otot, sendi, rangka, dan organ lain 

Konsep Gerak Aktif dan Pasif

Pada sistem gerak aktif Ini terdiri dari otot rangka atau lurik yang berfungsi secara sadar. Otot dapat berkontraksi dan menyebabkan gerakan rangka, sehingga dianggap sebagai sistem motorik yang aktif. Otot itu sendiri elastis yang artinya alat gerak tubuh ini bisa berkontraksi kemudian rileks dan kembali ke bentuk semula. 

Kontraksi otot disebabkan oleh beberapa kondisi. Pertama yaitu kontraksi isometrik yang terjadi ketika tubuh tegang dan mempertahankan posturnya tanpa menyusut atau meregang selama gerakan tertentu. Contoh gerakan yang menyebabkan kontraksi ini adalah papan. Kontraksi isotonik ini dibagi menjadi 2 jenis yang berbeda 

Jenis tersebut merupakan kontraksi isotonik konsentrik dan kontraksi isotonik konsentrik. Kontraksi isotonik eksentrik terjadi ketika otot bergerak secara vertikal dan menghasilkan kekuatan. Kontraksi isotonik konsentrik adalah gerakan otot yang diperpendek yang menghasilkan kekuatan otot. Itulah yang bisa dipahami dari konsep gerak aktif

Sedangkan konsep gerak pasif adalah gerakan tubuh yang terangkum dalam kelompok sistem motorik ini tidak dapat bergerak secara mandiri tanpa bantuan organ motorik lainnya. Misalnya, tulang membutuhkan bantuan otot untuk bergerak. Tulang-tulang ini membentuk kerangka yang dihubungkan oleh persendian dalam tubuh. 

Pentingnya Menjaga Sistem Gerak Manusia

Menjaga sistem olahraga yang sehat dalam tubuh sangatlah penting. Jika Anda tidak menjaganya, Anda sering berisiko mengalami berbagai penyakit atau gangguan yang mempengaruhi sistem gerak tubuh. Beberapa masalah kesehatan tersebut adalah Osteoporosis yang terjadi ketika tubuh kekurangan kalsium dan mineral yang dibutuhkan oleh tulang. 

Gangguan tersebut akan membuat tulang anda menjadi rapuh. Gangguan kesehatan berikutnya adalah Rickettsia atau masalah kesehatan akibat kekurangan vitamin D membuat tubuh sulit menyerap kalsium dan fosfor selama proses pengerasan tulang. Selain itu, gangguan Riketsia juga akan menyebabkan tulang kaki anda bengkok.

Penyakit konsep gerak selanjutnya Patah tulang atau fractures yang merupakan masalah ini dapat disebabkan oleh benturan yang kuat saat terjadi kecelakaan atau jatuh dari ketinggian. Dilihat dari kondisi rekahannya, rekahan dapat dibedakan menjadi rekahan spiral, rekahan diagonal, dan rekahan halus atau finely split. 

Tidak hanya itu, Kifosis atau kelainan yang menyebabkan tulang belakang menekuk secara berlebihan dari dada ke belakang. Masalah ini menyebabkan tubuh Anda membungkuk. Ekstasi juga disebabkan oleh duduk yang tidak benar dan penyakit seperti rakhitis dan TBC. Skoliosis; kelengkungan lateral tulang belakang karena polio atau duduk yang tidak benar. 

Ini adalah beberapa masalah yang disebabkan oleh kurangnya pemeliharaan sistem gerak manusia. Oleh karena itu, selalu jaga kesehatan muskuloskeletal agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan tersebut di atas. Untuk itu, penting banget bagi anda untuk menjaga kesehatan sistem gerak anda dengan melakukan olahraga yang cukup

Cara Menjaga Sistem Gerak Manusia

  1. Rajin Berjemur Dibawah Sinar Matahari

Sinar matahari mengandung vitamin D yang dapat diserap oleh tubuh. Jenis vitamin ini juga membantu tulang menyerap kalsium dengan lebih baik. Namun tidak semuanya baik untuk kesehatan, jadi pastikan Anda tahu kapan harus menggunakan sinar matahari. Disarankan agar Anda mengambil terik matahari pagi dalam waktu 15 menit untuk mendapatkan Vitamin D.

  1. Hindari Sikap Tubuh yang Salah

Beberapa gangguan kesehatan pada konsep gerak tubuh disebabkan oleh postur tubuh yang salah. Untuk mengatasinya, perhatikan postur tubuh Anda saat duduk atau tidur. Saat duduk, jaga agar tulang belakang tetap tegak atau jangan membungkuk. Saat tidur, Anda harus menggunakan permukaan yang rata dan kokoh agar tulang belakang Anda lurus saat berbaring.

  1. Penuhi Asupan Kalsium dan Vitamin D

Selain membutuhkan cahaya sinar matahari, Anda bisa mendapatkan kalsium dan vitamin D melalui makanan. Ini termasuk telur, udang, ikan berminyak, kedelai olahan, minyak ikan dan hati sapi, susu, almond, brokoli, dan kangkung. Kandungan tersebut perlu terpenuhi dalam menutrisi tubuh agar tidak mengalami kerusakan pada sistem gerak

  1. Aktivitas Fisik yang Cukup

Aktivitas fisik yang baik setiap hari bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan termasuk pada sistem konsep gerak tubuh. Aktivitas fisik yang teratur juga dapat meningkatkan dan memperkuat pembentukan tulang serta menunda proses kerapuhan tulang. Ada banyak pilihan untuk aktivitas fisik seperti jogging, bersepeda, dan senam aerobik.

Berbagai informasi tersebut bisa anda jadikan sebagai bahan pengetahuan dan juga praktek untuk menjaga kesehatan tubuh terutama pada sistem gerak manusia. Terdapat banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menghindari berbagai jenis penyakit yang dapat mengganggu atau merusak sistem gerak pada tubuh diantaranya yaitu dengan berolahraga

Categories: pendidikan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.