lembaga keuangan internasional

Lembaga Keuangan Internasional

Lembaga keuangan internasional didirikan untuk menangani masalah – masalah yang bersifat internasional, baik berupa bantuan pinjaman maupun bantuan lainnya. Pemberian bantuan yang dilakukan oleh lembaga keuangan internasional dapat bersifat lunak artinya dengan suku bunga yang rendah dan jangka waktu pengembaliannya relatif panjang. Kemudian bantuan internasional juga dilakukan dengan tujaun komersial, yang biasanya dilakukan oleh lembaga keuangan internasional swasta….

Bank Dunia

Bank dunia merupakan lembaga keuangan internasional didirikan dengan tujuan untuk memecahkan masalah masalah internasional terutama yang yang berkaitan  dengan masalah moneter dan keuangan lainnya. Kegiatan utamanya pada waktu itu difokuskan untuk membantu proses rekonstruksi bagi negara negara yang menderita karena Perang Dunia II. Bantuan bank dunia  selanjutnya dialihkan kepada pemberian bantuan pinjaman dalam rangka membantu negara negara berkembang menjadi anggota bank dunia. Pinjaman yang dibiayai oleh bank dunia hanya ditujukan untuk proyek – proyek produktif.

Bantuan yang diberikan oleh bank dunia dari tahun ke tahun semakin beragam. Hal ini sesuai pula dengan perkembangan negara negara didunia. Dewasa ini jenis bantuan yang dapat dibiayai oleh bank dunia, mulai dari pembangunan jalan, pembangkit tenaga listrik, pembangunan pelabuhan, relekomunikasi, pembangunan dunia pendidikan dan bidang bidang lainnya yang sesuai dengan tujaun bank dunia.

Sumber sumber dana bank dunia diperoleh dari bank dunia sendiri, pemerintah pemerintah asing dan modal swasta. Kemudian dana tersebut dikembalikan kepada negara negara anggota yang membutuhkannya dengan resiko dibebankan  kepada negara yang bersangkutan.

Asal mula bank dunia adalah dari International Bank for Reconstruction and  Development (IBRD). IBRD didirikan dalam rangka memecahkan masalah moneter dan masalah keuangan lainnya. Pendirian bank dunia tahun 1945 ini bersamaan dengan didirikannya International Monetery Fund (IMF). Tujaun berdirinya kedua lembaga ini sama yaitu dalam rangka penyedian perangkat moneter dan keuangan untuk menuju kearah kemakmuran dunia. Bank dunia mulai melakukan kegiatannya tahun 1946.

Bank dunia saat ini memiliki dua keanggotaan yang meliputi keanggotaan:

  1. International Finance Corporation

Kegiatan lembaga ini dalam rangka memberikan bantuan kepada sektor sektor swasta dinegara negara berkembang.

  1. International Development Association (IDA)

Kegiatannya sama dengan IFC, hanya bantuan lebih ditujukan kepada negara negara miskin dan dengan perysaratan pinjaman yang lebih mudah. IDA juga turut mensponsori kegiatan ICSID (international for the settlement invesment development).

Kemudian persyaratan untuk menjadi anggota bank dunia menjadi anggota IMF dan persyaratan lainnya.

International Monetery Fund (IMF)

Seperti diketahui bahwa kelahiran international monetery fund (IMF) bersamaan dengan kelahiran bank dunia.  IMF atau dana keuangan internasional lahir setelah konfrensi di Bretton Woods, Amerika serikat. Pada saat itu  44 negara hadir berunding  untuk mendirikan IMF dan Bank Dunia. Hasil perundingan  ini merupakan kompromi antara White Plan dengan Keynes Plan sebelumnya.

Struktur organisasi lembaga keuangan internasional IMF terdiri dari para anggota dimana pemimpinnya dipegang oleh Board of Governors, seorang gubernur dan seoang pengganti yang ditunjuk  oleh masing masing anggota. Dewan ini memegang kekuasaan tertinggi dan biasanya dewan melakukan pertemuan sekali setahun. Sebagian dari tugas dan kekuasaan  didelegasikan kepada executive directors. executive directors lah yang bertanggung jawab pekerjaan sehari hari dimana jumlah sebanyak 12 orang yang dipilih dan diangkat dari anggota IMF.

Tidak semuanya tugas dan kekuasaan diserahkan kepada executive directors. Kekuasaan dan tugas yang masih tetap dipegang oleh Board of Governor adalah sebagai berikut:

  1. Penerimaan anggota IMF
  2. Peninjauan quota masing masing negara
  3. Hak untuk menarik keanggotaan seseorang

Pendirian IMF didasarkan kepada beberapa tujuan sebagaimana yang tercamtum didalam article of agreement. Adapun tujuan tersebut sebagai berikut:

  1. Menjadi tempat secara permanen bagi pertemuan pertemuan dan perundingan untuk mencapai kerja sama internasional dalam bidang keuangan
  2. Membantu memperluas perdagangan internasional yang seimbang di antara para anggotanya dan membantu prekonomian para anggotanya
  3. Berusaha meniadakan competitive depresiations dan mengusahakan tercapainya stable exchage rate.
  4. Menghilangkan exchange resttrictions
  5. Membantu para anggota yang mengalami kesukaran dalam pinjaman luar negeri agar jangan mengambil tindakan tindakan yang dapat merugikan negara yang bersangkutan dan negara lainnya. Tujuannya adalah untuk memberikan kepercayaan kepada anggotanya
  6. Mengurangi waktu dan besarnya disekuilibrium dalam neraca pembayaran anggota IMF

Kemudian kegiatan IMF  diutamakan untuk membantu negara negara anggotanya melalui bank Bank Sentral masing masing anggota IMF. Keanggotaan IMF mengucurkan bantuan berupa kredit melalui bank sentral mengingat bank sentral memegang peranan penting pengambil kebijakan keuangan tertinggi di negaranya.

Sumber pendanaan IMF berasal dari sumbangan anggota  yang dikenal dengan Quota. Sumber ini dapat berupa emas atau valuta masing masing negara anggota. Besarnya quota dihitung berdasarkan mata uang US Dollar. Selanjutnya quota ditinjau setiap 5 tahun sekali dan disesuaikan dengan kebutuhan dari anggota masing masing serta kebutuhan perdagangan internasioanl. Disamping itu, para anggota  diwajibkan pula membayar iuran kepada IMF.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *