Mengenal Pembelahan Mitosis dan Fasenya

Published by admin on

Dalam tubuh makhluk hidup pasti tersusun dari jutaan sel. Bagian terkecil dalam tubuh tersebut pada dasarnya memiliki fungsi yang sangat penting, dimana dalam sel ini terdapat molekul kecil yang penting untuk keberlangsungan kehidupan. Pada dasarnya sel yang ada dalam tubuh ini bakal membelah, salah satunya dengan pembelahan mitosis. Berikut penjelasan singkatnya untuk anda.

Pembelahan Sel

Sel yang ada dalam tubuh makhluk hidup pada dasarnya akan terus melakukan pembelahan. Proses pembelahan sel yang terjadi pada tubuh manusia ini mempunyai fungsi yang sangat penting. Umumnya sel-sel yang membelah akan memicu adanya pertumbuhan serta perkembangan pada makhluk hidup.

Selain itu adanya pembelahan sel juga sangat penting untuk memperbaiki berbagai jaringan dalam tubuh yang sudah rusak. Pembelahan sel pada dasarnya juga penting dalam proses reproduksi pada makhluk hidup. Sel-sel yang ada dalam tubuh makhluk hidup ini, nantinya bakal melakukan pembelahan dengan cara langsung atau amitosis serta tidak langsung disebut dengan mitosis dan meiosis.

Amitosis bakal berbeda dengan pembelahan mitosis. Umumnya bakal terjadi pada organisme prokariotik misalnya saja alga biru, hijau dan juga bakteri. Biasanya sel akan membelah secara langsung atau tanpa adanya tahapan pembentukan serat gelendong dan pastinya juga penampilan kromosom. Dan hal tersebut bersifat kebalikannya dengan sel mitosis.

Penjelasan Pembelahan Sel Mitosis

Setelah membahas tentang pembelahan sel, maka kini saatnya untuk memahami pembelahan sel secara langsung. Untuk pembelahan sel yang terjadi secara tidak langsung ini dibedakan menjadi dua, yaitu pembelahan sel mitosis dan meiosis. Mitosis adalah pembelahan sel tubuh yang nantinya bakal menghasilkan sel anak dengan total kromosom yang sama dengan sel induk.  

Proses pembelahan sel mitosis ini bakal terjadi dalam beberapa fase. Dimana untuk pembelahan mitosis melalui beberapa fase dan terdapat jeda untuk istirahat yang disebut dengan interfase. Walaupun dikenal dengan fase istirahat, namun dalam fase ini terjadi berbagai macam aktivitas metabolisme tubuh.

Hampir semua makhluk hidup akan mengalami proses mitosis yang sama, kecuali yang terjadi pada prokariotik misalnya bakteri, virus dan juga ganggang biru. Proses pembelahan sel mitosis akan terjadi pada perkembangan dan pertumbuhan embrio, penggantian sel mati seperti sel-sel darah, selaput usus, kulit dan seterusnya, serta penyembuhan luka.

Fase Pembelahan Sel Mitosis

  1. Profase

Pada dasarnya terdapat 4 tahap yang akan dilalui pada saat mitosis. Bagian yang pertama adalah profase. Pada tahap profase ini, maka sentrosom bakal mengalami replikasi hingga menghasilkan dua sentrosom. Jika sudah, sentrosom bakal bergerak ke bagian  kutub inti sel yang lokasinya berlawanan. 

Di saat bersamaan, mikrotubulus akan mulai terlihat di antara dua sentrosom. Umumnya mikrotubulus dalam pembelahan mitosis adalah berupa serat protein panjang yang bersifat memanjang dari sentriol ke berbagai arah. Dan jika dibiarkan lama, maka mikrotubulus akan membentuk gulungan benang yang dapat disebut dengan spindel.  

Tahap ini, benang kromatin akan mulai mengalami penebalan yang nantinya akan berbentuk kromosom. Bagian ini terdiri dari dua kromatid yang identik serta terikat pada sentromer. Setiap sentromer mempunyai dua kinetokor yang mana itu adalah sebuah protein dan menjadi area melekatnya benang spindel.

Akhir tahap profase, area nukleus serta membran inti sel akan mulai menghilang. Selain itu, bagian sentrosom bakal sampai di kutubnya masing-masing. Spindel juga bakal membentang dari kutub satu ke yang lainnya. Benang spindel ini, akan sangat berperan dalam menarik kromosom ke bagian tengah sel pada tahap selanjutnya. 

  1. Metafase

Tahap pembelahan mitosis selanjutnya ada metafase yang dimulai dengan nukleus dan membran inti sudah tidak terlihat. Dimana masing-masing kinetokor pada sentromer akan dihubungkan dari satu sentrosom oleh benang spindel. Lalu, pasangan kromatid akan menuju ke bagian tengah inti sel serta bakal membentuk lempeng metafase.  

  1. Anafase

Tahap ketiga ada anafase yang ditandai dengan pemisahan kromatid dari sentromer, kemudian bakal membentuk kromosom baru. Dimana masing-masing kromosom bakal ditarik oleh benang spindel menuju area kutub yang berlawanan. Umumnya jumlah kromosom ke kutub yang dengan yang lainnya memiliki jumlah yang sama.

Pada tahap akhir anafase, kromosom akan segera tiba ke kutubnya masing-masing. Kemudian, sitokinesis juga akan dimulai. Sitokinesis adalah fase dalam pembelahan sitoplasma, membrana celular, dan organel. Pembelahan dimulai dari pinggir sel ke area tengah, sehingga menghasilkan dua sel anak.

  1. Telofase

Tahap pembelahan mitosis yang terakhir ada telofase. Pada tahap ini, kromosom sudah tiba di masing-masing kutub dan benang spindel mulai menghilang. Kemudian membran inti sel sudah mulai terbentuk pada sekitar dua kelompok kromosom yang terpisah. Semakin lama, kromosom ini bakal tipis dan berubah menjadi benang kromatin.

Dari pemaparan diatas dapat ditarik kesimpulan, bahwasannya proses pembelahan sel dibedakan menjadi dua yaitu langsung dan tidak langsung. Untuk bagian tidak langsung dipecah menjadi dua, yaitu meiosis dan mitosis. Ada 4 tahap dalam pembelahan sel mitosis. Dimulai dari profase, metaphase, anafase, dan diakhiri dengan telofase.

Categories: pendidikan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *