Organisme

Dipublikasikan oleh admin pada

Ciri ciri Organisme (Makhluk Hidup)

Setiap benda atau objek, tentu memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang melekat pada objek atau benda tersebut. Tidak berbeda dengan organisme atau makhluk hidup yang juga memiliki ciri-ciri yang bisa dikenali sebagai organisme, diantaranya ialah:

  1. Membutuhkan Nutrisi

Ciri pertama dari organisme ialah membutuhkan nutrisi dimana setiap organisme membutuhkan nutrisi untuk asupan energi bagi tubuhnya. Nutrisi yang dibutuhkan oleh organisme juga berperan dalam memperbaiki sel-sel yang rusak sehingga dapat kembali normal dan berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.

Nutrisi yang dibutuhkan organisme ini diperoleh dari makanan yang Ia makan. Kadang, makanan yang dimakan justru memberikan efek yang tidak baik terhadap sel sel dan bisa merusaknya. Maka dari itu, organisme tidak bisa sembarangan memakan sesuatu karena beresiko terhadap sel tubuhnya.

  1. Bernafas

Ciri lain dari organisme ialah dapat bernafas.Bernafas ialah proses masuknya oksigen (O2) kedalam tubuh kemudian dikeluarkan kembali dalam bentuk karbondioksida (CO2). Proses benafas ini berjalan secara alami atau refleks tanpa perlu di perintah atau di pikirkan.

  1. Bergerak

Selain bernafas, ciri lain dari organisme ialah bergerak. Walaupun ada beberapa organisme sangat jarang bergerak, namun sebagian besar dari organisme dapat bergerak dan menjadi ciri organisme. Organisme bergerak untuk melakukan berbagai aktifitas apapun misalnya mencari makan, berkembang biak atau sebagainya. Terkadang organisme seperti manusia bergerak dalam berolahraga untuk menjaga tubuh tetap sehat dan menjaga kelenturan tubuh.

  1. Tumbuh

Tumbuh adalah ciri atau karakteristik setiap organisme. Karena pada dasarnya organisme yang hidup akan terus tumbuh dan mengalami pertumbuhan. Setiap organisme akan mengalami pertumbuhan baik dari bentuk maupun ukuran sebelumnya. Organisme bisa tumbuh dipengaruhi oleh berbagai faktor yakni nutrisi yang ia makan maupun aktifitas pendukung dalam tumbuh kembang.

  1. Berkembang Biak

Berkembang biak merupakan ciri yang paling melekat dari suatu organisme karena setiap organisme akan berkembang biak. Baik manusia, hewan, tumbuhan hingga mikro organisme memiliki kemampuan untuk berkembang biak. Tujuan organisme berkembang biak ialah mempertahankan spesies dari organisme tersebut agar terus memiliki keturunan dan tidak punah.

  1. Peka terhadap rangsangan

Ciri atau karakteristik lain dari organisme ialah peka terhadap rangsangan. Yang dimaksud peka terhadap rangsangan adalah organisme mampu memberikan imbal balik dari setiap rangsangan yang ia terima. Jadi, ketika organisme terkena suatu rangsangan ia akan melakukan timbal balik atau membalas rangsangan tersebut.

  1. Beradaptasi

Beradaptasi merupakan ciri dan karakteristik yang ada pada setiap organisme dan dibutuhkan di lingkungannya. Karena tidak pasti organisme berada di satu lingkungan tertentu namun suatu saat pasti akan berpindah dan beraktivitas. Maka dibutuhkan kemampuan beradaptasi ketika organisme berada di lingkungan yang berbeda. Misalnya ialah tumbuhan Jati yang menggugurkan daunnya agar mengurangi penguapan air akibat terik panas matahari.

  1. Mengeluarkan zat sisa

Ciri atau karakteristik yang lain ialah mengeluarkan zat sisa. Makhluk hidup atau organisme akan mengeluarkan zat sisa baik zat sisa dari sistem pencernaan maupun zat sisa dari sistem pernapasan. Contohnya ialah manusia bernapas mengeluarkan zat karbondioksida, dan mengeluarkan zat sisa makanan dari sistem pencernaan berupa feses atau berupa cairan.

Namun, apakah 8 ciri dan karakteristik tersebut ada di semua organisme? Tentu  tidak. Karena mikroorganisme seperti bakteri ia tidak bernapas, namun menggunakan jalur kimiawi lain. Selain itu, ada juga beberapa organisme yang tidak dapat bergerak secara independen atau bergerak karena kehendak dirinya sendiri dan juga ada organisme yang tidak dapat berkembang biak, walaupun spesiesnya masih ada yang mampu.

Jenis 

Makhluk hidup secara kolektif disebut juga organisme, karena tubuhnya terdiri dari satu atau lebih organ dan organel yang digunakan untuk melaksanakan berbagai proses dalam kehidupan.

  1. Organisme Uniseluler

Organisme uniseluler ialah organisme yang terdiri dari hanya satu sel tunggal dan lebih kecil juga lebih sederhana apabila dibandingkan dengan organisme multiseluler. Organisme uniseluler ini menjalankan semua fungsi khusus dalam satu sel. Organisme uniseluler tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Contoh organisme ini ialah organisme amuba, bakteri dan beberapa bentuk ganggang seperti diatom. Sebagian besar dari mikroba (termasuk virus) termasuk ke dalam organisme uniseluler.

Menurut teori evolusi, organisme uniseluler ialah yang pertama untuk berkembang di Bumi. Setiap organism ini memiliki beberapa fitur karakteristik, yang membantu dalam cara adaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Jumlah organisme uniseluler ini tidak sebanyak organisme multiseluler dimana hampir mencakup semua makhluk hidup. Ciri atau karakteristik dari organisme uniseluler ini ialah memiliki bentuk tubuh yang tidak kasat mata atau mikroskopis akan tetapi kadang ada juga organisme uniseluler yang bisa dilihat dengan menggunakan mata telanjang. Contoh organism uniseluler adalah:

  • Amoeba

Amoeba termasuk uniseluler eukariotik yang bisa ditemukan di hampir semua habitat air tawar. Terkenal dengan modus yang unik gerak, dan tidak memiliki bentuk tertentu.

  • Paramecium

Tubuh paramecium dilapisi oleh rambut seperti silia menit, yang membantu dalam gerak dan makan.

  • Bakteri

Bakteri ada di setiap lingkungan ala mini. Mereka memiliki berbagai bentuk (batang, bulat, spiral, dan sebainya dan mereka memainkan peran penting dalam daur ulang nutrisi.

  • Cyanobacteria

Cyanobacteria yang dikenal sebagai ganggang biru-hijau (BGA) termasuk ke dalam organisme uniseluler. Organisme Ini memiliki karakteristik dari kedua bakteri dan ganggang, maka nama.

  1. Organisme multiseluler

Sebagian besar makhluk hidup di dunia ini tergolong organism multiseluler dimana dapat dilihat dengan mata telanjang. Organisme ini terdiri dari banyak sel dan jauh lebih banyak dan lebih kompleks dibandingkan dengan organisme uniseluler. Organisme multisel telah mengalami diferensiasi sel, yang melakukan fungsi khusus. Organisme multisel mencakup semua organisme seperti kelompok hewan, tumbuhan dan manusia.

Ciri-ciri atau karakteristik Organisme Multiseluler ialah terdiri dari jumlah sel lebih dari satu sel (banyak), umumnya memiliki ukuran yang besar, kompisisi dan struktur tubuh organism ini sangat komplek dan rumit, juga memiliki berbagai organ yang melaksanakan fungsi yang berbeda, serta memiliki inti sel dan DNA yang terpisah.

Namun walaupun secara umum organisme multiseluler berukuran lebih besar,  ada pula organism multisel yang berukuran mikroskopis yang dikenal dengan nama myxozoa. Beberapa contoh organisme multiseluler adalah manusia, hewan, tumbuhan, myxozoa, dan semua jenis jamur.

Organisme multi sel mencakup hampir  semua organisme, dari manusia, Plantae dan Jenis Animalia, ular, kuda, sapi, gajah, anjing, domba, ikan paus, dan jenis-jenis tumbuhan seperti pohon mangga, mawar, tanaman, dan lain sebagainya. Organisme multiselular juga sering disebut sebagai ‘eukariota’ atau ‘entitas eukariotik’.

Klasifikasi 

Organisme dapat dikelompokkan ke dalam lima kerajaan atau kingdom  dengan memperhatikan tiga hal yaitu sebagai berikut:

  • Ada atau tidaknya membran inti
  • Organisme Uniseluler (satu sel) dan Organisme Multiseluler (banyak sel)
  • Jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh organisme etrsebut (heterotrofik atau autotrofik)
  1. Kingdom Monera

Ialah organism dimana memiliki struktur sel primitif kurang membran nuklir – prokariota. Kingdom monera ini sebagian besar terdiri dari organisme uniseluler meskipun ada juga beberapa di cluster multiseluler. Dua filum utamanya ialah Bakteri (heterotrofik) dan Alga Biru-hijau (autotrofik).

  1. Kingdom Protista

Kingdom protista ini mempunyai membran di sekitar inti sel atau disebut dengan eukariotik. Kerajaan protista ini sebagian besar terdiri dari organisme uniseluler. Dua filum utamanya ialah Protozoa, binatang heterotrofik (paramecia, amoeba), Alga – tanaman autotrofik (Spirogyra).

  1. Kingdom Fungi (Jamur)

Kingdom ketiga ialah kingdom fungi atau jamur dimana mempunyai membran di sekitar inti sel atau eukariotik. Organisme kelompok ini menyerap makanan dari lingkungannya atau heterotrofik. Disusun dalam filamen berinti banyak misalnya jamur (multiseluler), ragi (uniseluler).

  1. Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Kingdom plantae atau tumbuhan memiliki membran di sekitar inti sel atau disebut dengan eukariotik. Organisme dalam kingdom ini termasuk ke dalam Organisme multisel, dan Organisme fotosintetik (autotrofik)

  1. Kingdom Animalia (Hewan)

Kingdom animalia atau hewan merupakan kingdom terbesar dari klasifikasi 5 kingdom yang ada. Organisme dalam kelompok ini memiliki membran di sekitar inti sel atau eukariotik dan tergolong pada organisme Multiseluler. Kingdom animalia mencerna makanan mereka atau heterotrofik. Empat Filum utamanya, ialah: Coelentera (contohnya ialah hydra dan ubur-ubur),  Annelida (contohnya ialah cacing tanah dan sandworm), Arthropoda (contohnya ialah belalang, lobster, laba-laba dan serangga), chordata (contohnya ialah hiu, katak, manusia dan kucing).

Lihat juga

Pengertian Hewan Reptil Klasifikasi Hewan
Klasifikasi Tumbuhan Pengertian Ekosistem

Find Faq and Source

Kategori: pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *