xs5M4GkuYo9Wdq76U1bDyJzyZC_7gUJJvQn6LmWUT5Y Kata kata bijak islami | Pelajaran Kehidupan

“Bagi Allah ada hamba-hamba-Nya yang dikhususkan melayani kebutuhan – kebutuhan orang banyak. Mereka berlindung kepadanya untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan mereka. Orang orang itulah yang aman dari Adzab Alla”.

(HR ath – Thabrani)

Kata- kata bijak dan motivasi kehidupan

Saya belajar bahwa kehidupan ini bermakna dan masing masing orang akan mendapatkan balasan atas perbuatannya.

Saya belajar bahwa sebaik baik hidup adalah dibawah naungan Al-Qur’an dengan aqidah yang benar dan tauhid yang lurus.

Saya belajar bahwa ilmu tidak akan bermanfaat, kecuali bila dibarengi pengalaman dan pengalaman tiada arti tanpa disertai keikhlasan.

Saya belajar bahwa kezaliman adalah kegelapan  dan setiap orang zalim pasti menyesal merasakan akibat perbuatannya.

Saya belajar bahwa dalam hidup ini saya harus selalu optimis dengan mengharap pertolongan_nya dan tidak akan pernah putus asa dari rahmat-Nya

Saya belajar bahwa tidak ada yang sulit bagi orang yang bertakwa karena Allah selalu memberi jalan keluar dan memudahkan semua yang sulit.

Saya belajar bahwa saya harus melihat orang yang dibawah saya dalam urusan duniawi agar saya selalu mensyukuri nikmat_Nya.

Saya belajar bahwa kehidupan ini adalah ringan, mudah dn sederhana bagi orang yang mengetahi kebenaran.

Saya belajar bahwa saya tidak pernah meremehkan apa pun walau tampak kecil, remeh, dan sederhana

Saya belajar bahwa saya harus berprasangka baik kepada mukmin, terutama orang orang yang saya cintai. Orang orang yang berprasangka buruk kepada orang Mukmin adalah dikarenakan keburukan itu ada pada dirinya, lalu ia menyangka orang lain seperti itu.

Saya belajar bahwa orang yang paling berharga bagi saya adalah orang yang mau berterus terang dan menegur dan mengingatkan saya.

Saya belajar bahwa kesuksesn tidak mungkin saya dapatkan dengan bersantai, tanpa adanya kesungguhan dan keseriusan.

Saya belajar bahwa kebenaran pasti menang dan kebatilan pasti kalah

Saya belajar bahwa gangguan dalam hidup saya pasit ada, tetapi saya tidak boleh menyerahk karenanya.

Saya belajar bahwa saya harus berani menjalani dan menyikapi semua problema kehidupan ini dengan dada dan hati yang lapang dan luas seluas samudera dan tegar setegar batu karang.

Saya belajar bahwa shalat malam, berdo’a dan bermunajat adalah sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan ini

Saya belajar bahwa saya tidak dapat memaksa orang lain mencintai saya, tetapi saya harus dapat melakukan kebaikan untuk orang lain.

Saya belajar bahwa persahabatan  sejati senantiasa bertumbuh walau dipisahkan oleh jarak yang jauh. Beberapa diantaranya melahirkan cinta sejati.

Saya belajar bahwa cinta sejati adalah upaya dan usaha untuk memberikan yang terbaik kepada orang yang kita cinta

Saya belajar bahwa cinta sejati  dan abadi adalah cinta kepada Allah dan cinta karena Allah.

Saya belajar bahwa cinta adalah urusan hati yang tidak bisa direkayasa

Saya belajar bahwa cinta tidak berarti harus memiliki.

Saya belajar bahwa cinta adalah berbagi, memberi, dan menerima

Saya belajar bahwa cinta adalah kesetian dan kepercayaan

Saya belajar bahwa kata kata manis disertaan kerelaan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai.

Saya belajar bahwa sebaik – baik sahabat pasti pernah melukai perasaan saya. Karena itu saya harus memaafkannya

Saya belajar belajar bahwa lingkungan dapat mempengaruhi pribadi saya dan saya harus bertanggung jawab  terhadap apa yang saya lakukan.

Saya belajar bahwa jika seseorang tidak menunjukkan perhatian  seperti yang saya harapkan, bukan berarti bahwa ia tidak mencintai saya.

Saya belajar bahwa tidaklah penting  apa yang saya miliki, tetapi yang penting adalah kontribusi apa yang bisa saya berikan.

Saya belajar bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi, itu yang menguasai saya.

Saya belajar bahwa butuh waktu bertahun tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya butuh beberapa detik saja untuk menghancurkannya

Saya belajar bahwa saya harus belajar memaafkan diri sendiri dan orang lain, kelau tidak mau dikuasai  perasaan bersedih, kecewa,  dan gelisah terus menerus

Saya belajar bahwa dua manusia dapat melihat sebuah benda, tetapi kadang dari sudut pandang yang berbeda

Saya belajar bahwa tidak ada yang instan atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati dan kecewa.

Saya belajar bahwa saya harus berharap hanya kepada Allah semata karena Allah tidak pernah menyia-nyiakan siapa saja yang berharap kepada-nya. Akan tetapi, berharap kepada selain Allah hanya akan mendatangkan kekecewaan

Saya belajar bahwa pelajaran bukan hanya diambil dari orang baik, namun justru dari orang jahatlah lebih banyak pelajaran yang saya dapat dengan mengetahui kejahatan dan meninggalkannya

Saya belajar bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya harus kejam dan berlaku bengis

Saya belajar bahwa marah yang terpuji adalah marah karena Allah, bertujuan mendidik dan tidak melampaui batas

Saya belajar bahwa saya tidak akan menyia-nyiakan orang orang yang saya cintai, dan saya kasihi dalam kehidupan saya

Saya belajar bahwa kebahagian  itu ada dalam hati, jiwa dan ruh, bukan sesuatu yang berada di luar kita

Saya belajar bahwa kebahagian yang hakiki adalah ketika saya menjadi hamba Allah dengan sebenarnya

Saya belajar bahwa kebahagian hakiki adalah ketika hidup saya bermanfaat bagi orang lain

Saya belajar bahwa kebahagian adalah ketika saya mendapatkan harta yang halal

Saya belajar bahwa kebahagian adalah ketika saya merasakan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah

Saya belajar bahwa kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati, budi dan ilmu.

Saya belajar bahwa kesuksesan yang sebenarnya adalah ketika saya meninggal dunia dalam keadaan khusnul khatimah, mampu menjawab pertanyaan dikuburan dengan baik dan benar, selamat dari adzab kubur, dan mendapatkan nikmat kubur. Sedangkan kegalalan, sebenarnya adalah kebalikan dari semua itu.

Saya belajar bahwa kesuksesan besar adalah ketika saya masuk ke dalam surga dan mendapatkan segala kenikmatannya. Puncaknya adalah memandang wajah Allah Yang Mahamulia dengan mendapatkan  ridha-Nya dan Dia tidak akan pernah murka lagi kepada saya selamanya.

Saya belajar bahwa surga adalah mahal dan harus ada perjuangan dan pengorbanan untuk meraihnya

Saya belajar bahwa fasilitas umur yang disediakan Allah untuk saya adalah sangat terbatas. Oleh karena itu, hidup saya harus bermanfaat

 

Hikmah

Seorang muslim dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas hidup sehingga eksistensinya bermakna dan bermanfaat di hadapan Allah SWT, yang pada akhirnya mencapai derajat al – hayatul thayyibah (hidup yang diliputi kebaikan). Untuk mencapai derajat tersebut maka setiap muslim diwajibkan beribadah, bekerja, kreatif, berinovasi atau dengan kata lain beramal saleh sebeb esensi hidup itu sendiri adalah  bergerak (al-hayat), kehendak untuk mencipta (al-khaliq), dorongan untuk memberi yang terbaik (al- Wahhaab), serta semangat untuk menjawab tantangan zaman (al-Waajid).

Demikian tentang Pelajaran hidup atau kata kata bijak semoga hidup kita kedepannya lebih baik,

 

Lihat juga

kata kata bijak bagian I kata kata bijak bagian II kata kata bijak bagian III
Kata kata bijak bagian IV   selengkapnya
Kategori: Renungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *