Pengertian wirausaha dan Persiapannya

Dipublikasikan oleh admin pada

Pengertian Kewirausahaan

Istilah kewirausahaan lebih dikenal ditengah masyarakat bila dibadingkan dengan wirausaha, akan tetapi tidak sedikit pula yang mempertukarkan kedua istilah tersebut dalam pengertian yang sama.

Wirausaha memiliki arti yang berbeda dengan  wiraswasta, wirausaha usaha memiliki arti yang lebih luas daripada wiraswasta. Perbedaannya wirausaha mampu menjangkau seluruh kegiatan usaha, baik skala besar, kecil, menengah, perusahaan negara, swasta maupun pegawai.

Sementara wirasausaha adalah semua orang yang dalam menjalankan kegiatannya berdasarkan ciri atau watak keperibadiannya.

Pengertian kewirausahaan menurut Inpres RI No 4 Tahun 1995, wirausaha merupakan semangat, sikap, perilaku serta kemampuan seseorang dalam menangani usaha dan atau kegiatan yang mengarah upaya mencari, menciptakan, menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan peningkatan efisiensi dalam rangka memberikan layanan yang lebih dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa setiap berwirausaha tidak selalu orang  atau pengusaha besar dan sukes, akan tetapi siapapun yang ingin memiliki sifat-sifat wirausaha. Sifat yang dimaksud adalah memiliki sikap dan perilaku kerja keras, ulet, kreatif, inovatif, percaya diri, memiliki wawasan kedepan dalam rangka meningkatkan mutu.

Esensi Kewirausahaan

Setidaknya terdapat 5 esensi pokok kewirausahaan (Panji Anoraga ) yaitu:

  1. Memiliki kemauan yang kuat untuk berkarya dengan semangat kemandirian (terlebih dalam bidang ekonomi)
  2. Memiliki kemauan dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan secara sistematis, termasuk keberanian dalam mengambil resiko usaha.
  3. Memiliki kemauan dalam berpikir & bertindak secara kreatif dan inovatif
  4. Memiliki kemauan bekerja secara teliti, tekun dan produktif, dan
  5. Memiliki kemauan berkarya dalam kebersamaan berlandaskan etika bisnis yang sehat.

Ciri ciri dan Watak Seorang Wirausaha Sejati

NO

Ciri – ciri

Watak

1.     

Percaya diri

Keyakinan, ketidaketergantungan, individualis, dan optimisme

2.     

Berorientasi pada tugas dan hasil

Kebutuhan akan prestasi, berorientasi laba, ketekunan dan ketabahan, tekad kerja keras, memiliki dorongan kuat, energik, dan inisiatif

3.     

Pengambil resiko

Kemampuan mengambil resiko, suda pada nuansa yang berbau tantangan

4.     

Kepemimpinan

Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menganggapi saran-saran dan kritik

5.     

Keorisinilan

Inovatif dan kreatif, fleksible, memiliki banyak sumber, serba bisa, & mengetahui banyak hal.

6.     

Berorientasi ke masa depan

Pandangan kedepan

Berdasarkan ciri ciri dan watak tersebut diatas, menunjukkan uang bukanlah satu satunya modal utama dalam berwirausaha.

Seorang wirausaha dinilai kemampuannya dalam hal:

  • Melihat peluang, selalu berusaha memanfaatkan kesempatan baik,
  • Melihat masa depan & memiliki perencanaan yang tepat
  • Mendapatkan informasi, memanfaatkannya unutk kemajuan perusahaan
  • Mampu memimpun orang banyak.

Sikap yang harus dimiliki seorang wirausahaan:

  • Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi
  • Selalu dinamis, ulet, dan canggih, tidak cepat menyerah karena sadar bahwa untuk mencapai kemajuan diperlukan kerja keras
  • Dapat menerima kritik dan saran yang positif dan bermanfaat
  • Berinisiatif untuk maju dan melakukan yang terbaik guna mencapai keberhasilan

Persiapan Sebelum Berwirausaha

  1. Menganalisis situasi pasar

Menganalisis situasi pasar

Lokasi atau pasar sangat penting untuk di perhatikan sebelum memulai suatu usaha dan bisnis. Mengapa penting? Karena lokasi atau pasar merupakan salah satu faktor yang utama sebelum menjalankan suatu suaha atau bisnis. 

Bagaimana cara untuk menentukan lokasi yang berpotensi baik untuk usaha yang Anda jalankan? Cobalah untuk melakukan analisis mengenai lokasi yang akan jadikan sebagai sasaran pasar produk Anda.

Misalkan, Jika Anda ingin memulai usaha fotokopi Anda harus memilih dan menentukan lokasi  yang tepat yaitu dekat dengan sekolah atau kampus. Mengapa? Siswa atau Mahasiswa adalah sasaran yang tepat bagi usaha Anda karena banyak yang membutuhkan jasa fotokopi.

Selain itu, Anda juga harus menentukan lokasi di mana usaha Anda di jalankan. Misalnya di sebuah ruko atau kontrakan. Baik ruko atau kontrakan anda harus mengeluarkan dana sebagai biaya sewa.

Jika Anda tidak mempunyai dana yang cukup dan masih dalam tahap pemula sebaiknya Anda menggunakan lahan rumah untuk tempat usaha di jalankan. 

  1. Persiapkan Modal

Persiapkan Modal

Selain lokasi dan sasaran produk, modal juga menjadi hal yang penting untuk di persiapkan. Banyak yang beranggapan bahwa modal sebagai penggerak dari suatu usaha dan bisnis. Terkadang modal juga menjadi suatu hambatan bagi seseorang yang hendak memulai.

Lalu bagaimana bagi pemula untuk dapat memperoleh modal untuk menjalankan usaha anda? Caranya bisa menyisihkan sedikit demi sedikit gaji yang kamu terima setiap bulan. Atau bisa juga memilih untuk menjadi broker atau menjadi freelance produk orang lain. sehingga dari hasil freelance tersebut anda bisa mendapatkan modal untuk usaha  yang hendak Anda jalankan. 

Bila tidak memperoleh dana seperti dijelaskan diatas, Anda bisa mendapatka dana dengan meminta bantuan dana dari keluarga, saudara atau dengan mengajukan pinjaman di bank.

Banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk mempersiapkan dana sebagai modal usaha. Jadi, sekarang tidak ada halangan bagi Anda untuk bisa membuka suatu bisnis atau usaha dan mengembangkan usaha yang sudah ada.

  1. Strategi Bisnis & Promosi

wirausaha

Bukan hanya modal yang harus di persiapkan, strategi dalam menjalankan bisnis atau usaha tersebut juga penting untuk di perhatikan. Strategi bisnis adalah suatau cara dalam bentuk suatu sistem yang berisikan langkah- langkah dalam mempertahankan dan mengembangkan suatu usaha.

Dari strategi bisnis ini, yang paling penting adalah strategi pemasarannya. Berbagai strategi dalam bisnis harus Anda terapkan dalam bisnis yang kamu jalankan.

Memang tidak selalu strategi yang di terapkan pada bisnis Anda selalu tepat. Terkadang, bisa saja strategi yang Anda terapkan bukan merupakan strategi terbaik yang bisa mengembangkan usaha yang Anda jalankan. Akan tetapi dari ketidaksesuaian strategi tersebut anda bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan yang kemudian bisa Anda tentukan strategi mana yang pas dan tepat untuk bisa mengembangkan usaha yang Anda jalankan.

Dalam strategi pemasaran, Anda bisa melakukan strategi promosi. Promosi ini biasa di lakukan oleh wirausahaan yang baru merintis usaha dengan produk- produk baru.

Tujuan dari strategi promosi adalah untuk memperkenalkan produk ke masyarakat dan sasaran produk Anda. Strategi promosi ini bisa menjadi salah satu hal yang luput dari perhatian. Strageti pemasaran melalui promosi dapat lakukan dengan beberapa cara dan jalan.

Misalnya Anda memberikan diskon pada produk tersebut untuk bisa menaikkan tingkat penjualan. Atau bisa juga Anda memberikan strategi buy one get one free juga bisa menarik perhatian pembeli dan menaikkan tingkat penjualan.

  1. Perluas Jaringan

wirausahawan

Untuk mengembangkan suatu usaha, jaringan bisnis tidak kalah penting untuk di persiapkan. Semakin luas jaringan bisnis yang Anda miliki maka semakin mudah pula Anda mengembangkan usaha. Karena terkadang ide- ide kreatif usaha muncul dari banyaknya sharing antar pebisnis.

  1. Jangan Takut Mengambil Resiko

resiko wirausaha

Salah satu sifat yang harus di miliki oleh seorang wirausaha yang hebat adalah tidak takut untuk mengambil resiko besar. Sebuah hasil yang besar akan selalu mengandung sebuah resiko yang besar pula.

Jika Anda ingin sukses dalam berbisnis maka janganlah takut untuk mengambil resiko yang besar. salah satu awal yang baik adalah Anda berani untuk memulai sesuatu yang baru dan berani mengambil resiko.

Semoga bermanfaat

Lihat Keluar

1


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *