Berikut Fase dan Cara Mengetahui Siklus Menstruasi yang Normal

Published by admin on

Siklus menstruasi adalah serangkaian perubahan yang dilakukan tubuh wanita setiap bulan sebagai persiapan untuk kemungkinan kehamilan. Salah satu ovarium melepaskan sel telur setiap bulan atau yang disebut dengan proses ovulasi. Ketika ovulasi terjadi dan sel telur tidak membuahi, dinding bagian dalam rahim dikeluarkan dari vagina yang disebut dengan menstruasi. 

Fase yang Dilewati Saat Menstruasi

  1. Fase I (Menstruasi)

Siklus haid berlangsung 3-7 hari. Pada tahap ini, dinding bagian dalam rahim dan sel telur dilepaskan ke dalam darah menstruasi. Jumlah darah yang keluar selama masa haid ini berkisar antara 30-40 ml. Perdarahan menstruasi akan banyak selama 3 hari pertama. Pada titik ini, wanita biasanya merasakan sakit atau kram di panggul, perut, dan punggung. 

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kontraksi rahim yang disebabkan oleh lonjakan hormon prostaglandin saat menstruasi. Siklus ini memang menimbulkan rasa sakit, namun kontraksi yang terjadi saat menstruasi justru membantu mendorong dan menguras dinding bagian dalam dinding rahim yang mengalir menjadi darah menstruasi. 

Selain itu, wanita yang sedang menstruasi juga dapat mengalami gejala lain seperti perubahan suasana hati, sakit kepala, dan perubahan nafsu makan. Gejala tersebut sangat umum ditemukan. Namun jika rasa sakit yang ditimbulkan pada siklus menstruasi sampai menyebabkan anda pusing, mual atau bahkan muntah maka segeralah periksakan diri

  1. Fase II (Pra Ovulasi dan Ovulasi)

Pada tahap pra-ovulasi, lapisan rahim yang luruh mulai menebal lagi. Proses penebalan rahim membantu mempersiapkan rahim agar sel telur dapat menempati rahim jika terjadi pembuahan dengan sperma. Proses ini bisa terjadi saat melahirkan atau saat ovulasi. Selama ovulasi, folikel dominan akan pecah dan melepaskan sel telur

Proses tersebut akan menyebabkan saluran tuba bergerak ke bawah saluran tuba ke rahim. Telur dapat dibuahi dalam waktu 24 jam setelah dilepaskan. Ovulasi adalah waktu terbaik untuk pembuahan, jadi masuk akal untuk berhubungan seks dengan pasangan Anda pada atau sebelum tahap ini untuk memastikan keberhasilan program persalinan. 

Selain itu, sperma dapat bertahan hidup di dalam kandungan selama sekitar 3-5 hari. Masa nifas seorang wanita biasanya terjadi 14 hari setelah hari pertama haid terakhirnya. Namun, perkiraan waktu ovulasi tidak sama untuk semua wanita. Periode ovulasi dapat bervariasi yang umum terjadi pada wanita menstruasi. Masa ini disebut sebagai masa subur wanita

  1. Fase III (Pramenstruasi)

Pada tahap ini selaput lendir dinding rahim wanita akan menebal. Ini karena folikel yang pecah dan melepaskan sel telur membentuk korpus luteum. Korpus luteum itu sendiri adalah jaringan yang dibentuk oleh ovarium dan terlibat dalam produksi progesteron atau hormon yang mengentalkan lapisan rahim. Siklus menstruasi ini terjadi ketika mendekati masa menstruasi

Jika tidak terjadi pembuahan maka timbul gejala pramenstruasi atau PMS seperti ketidakstabilan emosi dan perubahan kondisi fisik seperti nyeri payudara, pusing, malaise, dan perut kembung. Selain gejala-gejala ini, korpus luteum berdegenerasi dan berhenti memproduksi progesteron. Jika pembuahan tidak terjadi, kadar progesteron dan estrogen turun 

Kemudian endometrium juga meluruh menghasilkan darah menstruasi. Fase-fase di atas biasanya terjadi secara teratur setiap bulan. Jika Anda mengalami siklus haid yang tidak teratur, mengalami menstruasi lebih dari 7 hari atau tidak menstruasi selama 3 bulan berturut-turut maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter mendapat penanganan 

Ciri Siklus Haid yang Normal

Cara menghitung siklus haid yang benar yaitu dengan dihitung mulai hari pertama menstruasi bulan sebelumnya hingga hari pertama berikutnya. Namun, siklus tersebut akan berbeda pada setiap wanita. Umumnya jarak yang ditemukan antara hari pertama hide periode sebelumnya dengan hari pertama berikutnya berkisar antara 21 sampai 35 hari

Batas normal menstruasi berjalan selama 2 sampai 7 hari. pada tahun pertama menstruasi, perempuan umumnya mengalami siklus yang cukup panjang atau bahkan tidak beraturan. Namun periode menstruasi ini akan cenderung menjadi pendek dan teratur seiring dengan bertambahnya usia. Siklus haid yang teratur dicirikan oleh panjangnya sama setiap bulannya

Siklus menstruasi dapat menyebabkan rasa nyeri yang ringan, berat, atau bahkan tanpa rasa sakit. Jika menstruasi Anda teratur setiap bulan dengan siklus 21-35 hari, semuanya dianggap normal. Namun, saat menopause mendekat maka siklus bisa menjadi tidak teratur lagi. Sama seperti ketika masa awal mengalami menstruasi yang tidak teratur

3 fase di atas merupakan tahapan yang terjadi dalam proses menstruasi seorang wanita. Terdapat beberapa ciri dari siklus haid yang normal. Jika anda sering mengalami masa haid kurang dari 21 hari aau melebihi 35 hari atau mengalami sakit yang berlebihan maka segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat

Categories: pendidikan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.