SIUP

Dipublikasikan oleh admin pada

Pengertian Siup

Siup adalah salah satu legalitas usaha yang diterbitkan pihak yang berwenang sebagai bentuk persetujuan pemberian izin untuk menyelenggarakan kegiatan usaha yang ditujukan kepada  perorangan maupun perusahaan.  

Dalam pendirian suatu badan usaha seperti PT, CV, Koperasi maupun bentuk usaha lainnya, ada hal hal penting yang harus diperhatikan misalnya modal yang dimiliki, tujuan pendirian usaha, struktur kepengurusan, dokumen perizinan dan lain sebagainya. Untuk mendirikan sebuah badan usaha dokumen perizinan seperti SIUP mutlak diperlukan agar mendapat pengesahan dari pihak yang berwenang.

Surat Izin Usaha Perdagangan atau lebih dikenal dengan istilah SIUP adalah izin usaha yang diterbitkan oleh menteri atau pejabat yang berwenang yang ditujukan kepada pengusaha  untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan maupun jasa.

Dasar Hukum

Dasar Hukum SIUP
  • Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No:36/M-DAG/PER/9/2007 mengenai Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.
  • Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No:46/M-DAG/PER/9/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No: 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.
  • Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No:39/M-DAG/PER/12/2011 tentang PeruPeraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No:39/M-DAG/PER/12/2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No: 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

Tujuan

Terdapat sejumlah tujuan atau motif untuk menggunakan sistem izin, diantaranya:

  • Untuk mengendalikan perilaku masyarakat
  • Mencegah terjadinya bahaya bagi lingkungan hidup
  • Untuk melindungi objek-objek tertentu
  • Untuk membagi sumber daya yang terbatas
  • Mengerahkan aktivitas

Fungsi Siup

Secara umum fungsi dari penerbitan surat izin usaha perdaganan adalah untuk mengendalikan aktivitas-aktivitas pemerintah mengenai ketentuan-ketentuan yang berisi pedoman yang harus dilaksanakan yang berkepentingan, maupun pejabat yang berwenang.  

Dari sisi  Pemerintah

  • Untuk melaksanakan

Hal ini menyangkut mengenai apakah ketentuan-ketentuan yang termuat dalam peraturan tersebut telah sesuai dengan kenyataan dalam peraktiknya atau tidak dan tentunya untuk mengatur ketertiban

  • Sebagai sumber pendapatan daerah

Melalui permohonan perizinan yang dilakukan pelaku usaha, secara langsung pemasukan pemerintah daerah juga ikut bertambah sebab setiap kali izin diterbitkan pemohon harus membayar retribusi. Semakin banyak yang mengajukan permohonan izin usaha, semkain banyak pemasukan yang diterima daerah dan pada akhirnya digunakan untuk membiayai pembangunan daerah.

Dari sisi masyarakat

  • Untuk mendapatkan kepastian hukum
  • Untuk adanya kepastian hak
  • Guna mendapatkan fasilitas setelah usaha yang didirikan mendapatkan izin

Jenis SIUP

Jenis SIUP dapat dibedakan berdasarkan skala usaha yang ingin didirikan, usaha kecil, mikro, menengah dan usaha besar.

  • SIUP Usaha mikro, merupakan siup yang diperlukan yang ingin mendirikan usaha/perusahaan dengan modal dan kekayaan tidak lebih Rp50.000.000 (lima puluh juta), diluar nilai lahan dan bangunan.
  • SIUP Usahak kecil, siup yang dibutuhkan untuk mendirikan usaha/perusahaan dengan modal dan kekayaan antara Rp50.000.000 sampai dengan Rp500.000.000 di luar nilai dari lahan dan bangunan.
  • SIUP Usaha Menengah, merupakan siup yang diberikan kepada perusahaan dengan total kekayaan bersih antara Rp500.000.000 sampai dengan Rp10.000.000.000 di luar nilai lahan dan bangunan.
  • Siup Usaha Besar, adalah siup yang diterbitkan kepada perusahaan dengan nilai kekayaan bersih diatas Rp10.000.000 diluar nilai lahan dan bangunan.

Syarat dan Prosedur Pengajuan SIUP

Seperti dijelaskan diatas, jenis siup dibedakan berdasarkan modal nilai kekayaan perusahaan, begitu juga dengan syarat syarat pengajuan siup dapat dibedakan berdasarkan bentuk badan usaha yang didirikan.

Untuk Pemohon Baru

Syarat Untuk Badan Hukum Perseroan Terbatas

    • Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP
    • Foto copy Akta Notaris Pendirian Perusahaan
    • Foto copy Akta Perubahan Perusahaan (Bila ada)
    • Foto copy Surat Keputusahan Pengesahaan Badan Hukum Perseroan Terbatas dari Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
    • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Penanggung jawab/Direktur Utama Perusahaan
    • Surat Pernyataan dari Pemohon SIUP mengenai Lokasi usaha perusahaan dan,
    • Foto Penanggung jawab atau Direktur Utama Perusahaan berukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr

Syarat Untuk Badan Hukum CV, Firma , dan Koperasi

    • Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
    • FC Akta Notaris Pendirian Perusahaan/Akta Notaris yang telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri
    • FC KTP Pemilik atau Pengurus atau Penanggung Jawab Perusahaan
    • Surat Pernyataan dari Pemohon SIUP mengenai lokasi usaha perusahaan, dan
    • Foto Pemilik atau Pengurus atau Penaggung jawab Perusahaan berukuran 3×4 cm 2 lbr

Syarat Untuk Badan Hukum perorangan

    • Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
    • FC KTP Pemilik atau Penanggung jawab perusahaan
    • Surat Pernyataan dari Pemohon SIUP mengenai Lokasi Perusahaan dan,
    • Foto pemilik atau Penanggung jawab perusahaan berukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr

Permohonan Daftar Ulang

    • Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
    • SIUP asli
    • Neraca Perusahaan (Tahun berakhir khusus Untuk Perseroan Terbatas)
    • Surat Pernyataan dari Pemohon tentang lokasi usaha perusahaan
    • Fot pemilik atau penanggung jawab perusahaan berukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr

Permohonan Pembukaan Kantor Cabang/Perwakilan Perusahaan

    • Surat Permohonan SIUP (SP-SIUP)
    • FC SIUP Kantor Pusat Perusahaan yang telah dilegalisir oleh pejabat penerbit SIUP
    • FC dokumen pembukaan Kantor Cabang/Perwakilan Perusahaan
    • FC KTP dan Surat Penunjukan sebagai Penanggung jawab Kantor Cabang/Perwakilan Perusahaan
    • Surat Pernyataan dari Pemohon mengenai lokasi kantor cabang/perwakilan perusahaan
    • Foto penanggung jawab cabang/perwakilan, berukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr

Permohonan Perubahan

    • Surat Permohonan SIUP
    • SIUP asli
    • Neraca perusahaan (tahun berakhir khusus untuk perseroan terbatas)
    • Data Pendukung Perubahan
    • Foto pemilik atau penanggung jawab perusahaan ukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr

 

Permohonan Penggantian

Surat permohonan penggantian SIUP memungkinkan dilakukan bila SIUP pertama hilang atau rusak.

    1. Syarat Permohonan Penggantian SIUP karena Hilang
      • Surat Permohonan
      • Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian
      • FC SIUP yang lama (Bila masih ada)
      • Foto Pemilik atau Penanggung jawab perusahaan berukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr
    1. Syarat Permohona Penggantian SIUP karena Rusak
      • Surat permohonan
      • SIUP asli
      • Foto pemilik atau penanggung jawab perusahaan berukuran 3×4 cm sebanyak 2 lbr

Biaya

Tidak dikenakan biaya alias gratis

Waktu penyelesaian

3 (tiga) hari kerja

Legalisir

1 (satu) hari kerja

Duplikat

1 (satu) hari kerja

Prosedur Permohonan

Setelah melengkapi syarat syarat yang diperlukan seperti yang disebutkan diatas, tahap selanjutnya adalah mengajukan permohonan surat izin usaha perdangan tersebut. Adapun tahapannya sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir dan Pengajuan berkas permohonan ke loket pelayanan
  2. Tahap pemeriksaan berkas
  3. Pemeriksaan lokasi lapangan (bila diperlukan)
  4. Proses izin
  5. Penyerahan izin

Contoh Formulir Pendaftaran SIUP

pengertian siup

surat izin usaha perdagangan

syarat pengajuan siup

cara pengajuan siup

Spoiler title

1, 2345

pengertiansiup, jenis siup, fungsi siup, tujuan siup, syarat pengajuan siup, prosedur permohonan izin siup

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *