Sumber Daya Alam Hayati

Dipublikasikan oleh admin pada

Segala sumber daya alam yang ada di bumi ini memiliki manfaat dan kegunaannya masing-masing. Jadi, sebagai makhluk hidup kita harus bisa memanfaatkan alam sebagaimana mestinya dan tidak boleh merusak ekosistem alam. Alam memliki berbagai macam sumber daya alam, salah satunya adalah sumber daya alam hayati. 

Sumber daya alam hayati ialah segala sesuatu yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup atau manusia. SDAH pada dasarnya terbagi menjadi dua yaitu sumber daya alam yang bisa diperbarui dan sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui. Meskipun dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, kita sebagai manusia tidak boleh mengeksploitasinya secara berlebihan karena bisa merusak alam itu sendiri.

Pengertian Sumber Daya Alam Hayati

Sumber daya alam merupakan segala sesuatu yang berasal dari alam yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia dan makhluk di dalamnya. Sedangkan yang termasuk ke dalam sumber daya alam sendiri tidak hanya sumber daya alam biotik seperti hewan, tanaman, serta mikroorganisme saja. Namun termasuk juga sumber daya alam abiotik misalnya air, tanah, gas alam, minyak bumi, berbagai macam jenis logam.

Berdasarkan sifatnya, ada 2 jenis sumber daya alam yaitu sumber daya alam yang bisa diperbaharui (sumber daya alam yang bisa terus ada dan dapat digunakan oleh manusia) dan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui (sumer daya alam yang jumlahnya terbatas dan bisa habis jika terus digunakan). Contoh sumber daya alam yang bisa diperbaharui ialah air, sinar matahari, angin dan udara, tumbuhan, hewan dan lain sebagainya. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui contohnya adalah emas, minyak bumi, gas alam, batubara dan lain sebagainya.

Lalu apa itu sumber daya alam hayati? SDAH dapat diartikan sebagai sumber daya alam yang berasal dari suatu makhluk hidup ataupun sumber daya alam yang berhubungan dengan makhluk hidup. Jadi, segala sesuatu yang berasal dari makhluk hidup maupun yang berasal dari alam dan bisa dimanfaatkan dapat disebut sebagai sumber daya alam hayati.

Macam-macam Pencemaran Air

Sumber daya alam hayati sendiri terdiri dari berbagai macam dan dibedakan menjadi 2 yaitu sumber daya alam hewani dan sumber daya alam nabati.

Sumber daya alam nabati

Sumber daya alam nabati ialah semua hasil alam yang berupa macam-macam jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan sesuatu yang berguna untuk menopang kehidupan manusia. Contoh dari sumber daya alam hayati (nabati), diantaranya yaitu:

    • Tumbuhan

Tumbuhan dan tanaman adalah contoh sumber daya alam hayati (nabati) yang sangat beragam dan melimpah, terutama di Indonesia. Sumber daya ini mempunyai suatu kemampuan untuk dapat menghasilkan banyak Oksigen (O2) yaitu melalui suatu proses Fotosintesis yang menjadikan tumbuhan menjadi produsen atau penyusun dasar rantai makanan.

Eksploitasi dan pemanfaatan tumbuhan yang berlebihan dapat berakibat pada kerusakan bahkan kepunahan yang selanjutnya dapat berdampak kepada rusaknya rantai makanan. Manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam ini misalnya digunakan sebagai bahan makanan, bahan bangunan, bahan bakar, obat, serta pupuk kompos.

    • Pertanian dan Perkebunan

Selain tumbuhan, pertanian dan perkebunan juga merupakan contoh bagian dari sumber daya alam yang selanjutnya dimanfaatkan dan digunakan oleh manusia untuk kelangsungan hidupnya sebagai suatu mata pencaharian. Menurut data statistik, pada tahun 2011 menunjukan bahwa 45% penduduk Indonesia memiliki pekerjaan pada bidang agrikultur. Tentu data tersebut didukung oleh kenyataan bahwa Indonesia mempunyai lahan seluas lebih dari 31 juta hektar yang siap ditanami oleh berbagai Jenis Tumbuhan.

Pertanian di Indonesia telah menghasilkan berbagai macam dan jenis tumbuhan komoditi ekspor yaitu seperti padi, kedelai, jagung, berbagai jenis sayur-sayuran, cabai, ubi, singkong dan lain sebagainya. Selain pertanian, Indonesia juga terkenal negara dnegan hasil perkebunannya yang melimpah, diantaranya ialah karet (digunakan sebagai bahan baku membuat ban), kelapa sawit (digunakan sebagai bahan baku minyak goreng, kapas (digunakan sebagai bahan baku tekstil), kopi (digunakan sebagai bahan baku minuman), dan sebagainya.

Sumber daya alam hewani

Selain sumber daya alam nabati, di Indonesia juga terdiri dari sumber daya hewani yaitu diantaranya adalah

    • Hewan

Di Indonesia, ada berbagai jenis dan macam hewan yang bahkan hanya terdapat di Indonesia dan menjadi hewan yang harus dilindungi contohnya adalah Komodo. Selain itu, ada berbagai jenis hewan lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidupnya. Misalnya, sapi yang dapat dimanfaatkan sebagai hewan penghasil susu dan dagingnya yang dapat mencukupi kebutuhan hidup manusia.

    • Peternakan dan Perikanan

Selain hewan-hewan yang telah disebutkan sebelumnya, sumber daya alam hewani juga termasuk peternakan dan perikanan. Manusia melakukan peternakan sebagai mata pencaharian dimana memanfaatkan hewan-hewan ternak seperti ayam, bebek, sapi, kambing dan hewan ternak lainnya untuk dicari kemanfaatannya.

Begitu pula dengan perikanan. Laut di Indonesia terdiri dari berbagai jenis biota laut yang sangat bisa dimanfaatkan oleh manusia. Nelayan mencari ikan yang kemudian dijual dan menghasilkan pendapatan untuk kelangsungan hidupnya. Selain itu, biota laut yang ada di lautan Indonesia pasti memiliki manfaat baik dari segi finansial jika dijual maupun kandungan yang ada di dalamnya. Kekayaan flora dan fauna yang ada di Indonesia sungguh luar biasa, semua ini adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri.

Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Hayati

Sumber daya alam hayati ialah segala sumber daya yang tersedia di alam yang berasal dari semua makhluk hidup baik berupa sumber daya alam nabati maupun sumber daya alam hewani. Sumber daya alam hayati ini akan terus ada selama bumi ini masih ada karena sumber daya ini termasuk sumber daya yang dapat diperbaharui dengan cara dikembangbiakan dan dibudidayakan. Maka dari itu, manusia wajib untuk memperhatikan kelestarian ekosistem/ habitatnya supaya tidak cepat punah.

Fungsi dan peran sumber daya alam hayati sejatinya dapat kita lihat dari kegunaan dan pemanfaatannya yang sangat penting dalam mendukung dan menopang kelangsungan hidup manusia. Di antara berbagai pemanfaatan sumber daya alam hayati ini, salah satu manfaatnya adalah untuk persediaan pangan, sandang, papan, rekreasi dan sebagainya, tergantung bagaimana manusia dapat mengolah dan memanfaatkannya.

Sumber daya alam hayati pasti memiliki fungsi dan perannya. Jadi, setiap sumber daya alam baik nabati namun hewani yang ada di bumi ini pasti memiliki manfaat bagi kelangsungan hidup manusia meskipun kita tidak mengetahui apa manfaatnya. Sedangkan sumber daya alam hayati yang kita tahu dapat dimanfaatkan ialah seperti mengembangbiakkan hewan ternak, seperti sapi, kambing, dan kuda untuk bisa diperah dan diambil susunya, peternakan seperti ini disebut peternakan perah.

Ikan juga menjadi salah satu sumber daya alam hewani yang merupakan sumber pangan yang kaya dengan protein dan memiliki gizi yang tinggi dan juga makanan yang sangat enak, sehingga banyak orang yang menyukai makan ikan ini. Berbagai jenis hasil sumber daya alam perikanan sangat berperan dalam kehidupan manusia dan akan selalu memberikan manfaat. Maka dari itu, kita sebagai manusia harus selalu menjaga sumber daya alam ini agar tidak rusak dan punah.

Manfaat Bagi Kehidupan Manusia

Selain peran, sumber daya alam hayati memiliki banyak sekali manfaat dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Bukan hanya dalam bidang ekonomi, namun juga berbagai bidang lainnya yang membawa kemanfaatan bagi kehidupan manusia. Berikut adalah manfaat sumber daya alam hayati bagi kehidupan manusia:

Manfaat di Bidang Ekonomi

Manfaat yang mungkin menjadi salah satu manfaat utama dari sumber daya alam hayati adalah di bidang ekonomi. Sumber daya alam hayati ini merupakan sumber ekonomi bagi manusia yang memanfaatkannya. Misalnya, sumber daya alam hayati berupa pertanian, perternakan dan perkebunan dimana dapat dimanfaatkan manusia untuk diperjual belikan dengan tujuan pangan maupun hal lain yang nantinya dapat menjadi sumber pendapatan dan menopang ekonomi masyarakat Indonesia.

Manfaat di Bidang Lingkungan

Selain di bidang ekonomi, sumber daya alam hayati juga memiliki manfaat dalam bidang lingkungan seperti Perkebunan dan Pelestarian Hutan. Perkebunan dan pelestarian hutan sangat berdampak pada keadaan lingkungan misalnya dapat mengurangi dampak pemanasan global serta menyediakan oksigen lebih banyak dengan mengubah gas karbondioksia (co2).

Manfaat di Bidang Wisata

Sumber daya alam hayati bisa juga dimanfaatkan dalam bidang wisata, contohnya ialah memanfaatkan kawasan hutan lindung sebagai objek wisata atau memanfaatkan keindahan hewan dan biota laut sebagai Objek Wisata yang sangat bagus. Selain mendukung dalam bidang wisata, pemanfaatan ini nantinya juga berdapak pada bidang Perekonomian sekitar Objek Wisata tersebut.

Manfaat di Bidang Makanan

Manfaat sumber daya alam hayati di bidang makanan bisa juga menjadi manfaat utama dari sumber daya alam hayati itu sendiri. karena hampir semua sumber daya alam hayati bisa dikonsumsi dan digunakan sebagai bahan pangan untuk manusia. Berbagai jenis sayuran, buah-buahan hingga hewan memiliki rasa yang lezat dan mengandung banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan manusia.

Konservasi Sumber Daya Alam Hayati

Sumber daya alam hayati ialah segala unsur hayati yang ada di alam yang terdiri dari sumber daya alam nabati (tumbuhan) maupun sumber daya alam hewani (satwa) yang beserta dengan unsur non hayati di sekitarnya yang kemudian secara keseluruhan membentuk ekosistem.

Sedangkan yang dimaksud dengan konservasi sumber daya alam hayati menurut Pasal 1 angka 2 UU No. 5 Th. 1990 ialah pengelolaan sumber daya alam hayati yang pemanfaatannya dilakukan secara tepat dan bijaksana untuk menjamin kesinambungan persediaannya dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas keanekaragaman dan nilainya. Konservasi sumber daya alam dapat dilakukan dengan berbagai macam kegiatan, diantaranya adalah:

  • Perlindungan sistem penyangga kehidupan; yaitu proses alami dari berbagai macam unsur hayati dan non hayati untuk menjamin kelangsungan kehidupan makhluk hidup.
  • Pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya; yaitu dengan cara menjaga keseimbangan ekosistem yang ada dan menjaga agar tumbuhan dan satwa dari kepunahan.
  • Pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, yaitu dengan mengelola jenis tumbuhan dan satwa sesuai dengan habitatnya misalnya dengan cara pemeliharaan dan pengembang biakan.

Lihat Juga:

Kategori: pendidikan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *