Tertarik Program Dana Pensiun? Ketahui Berikut Ini

Program Dana Pensiun – Usia memang tidak bisa menipu. Ketika sudah berusia 55 tahun bagi pegawai seperti PNS dan TNI/Polri, usia tersebut adalah usia yang tepat untuk pensiun. Pensiun sebenarnya bukan hal yang menyedihkan karena dengan begitu Anda sudah tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan karena harus berhenti bekerja. Pensiun memang menjadi suatu aturan karena pada umumnya pada usia 55 tahun lebih sudah tergolong pada usia yang sudah tidak produktif lagi bekerja atau bisa di katakan bahwa produktivitasnya menurun jika di bandingkan usia- usia sebelumnya.

program dana pensiun

Ketika sudah menginjak usia mendekati 55 tahun, banyak orang yang bingung memikirkan apa yang harus ia lakukan setelahnya jika ia sudah pensiun. Mencari pekerjaan tentu bukan menjadi ha yang tepat untuk di lakukan. Karena memang, usia tersebut adalah usia di mana seseorang sudah mengurangi aktifitas yang membebani fisik dan pikirannya. Harus sudah fokus pada kesehatan dan menikmati masa tua. Bagi mereka yang memiliki banyak harta dan kemewahan, pensiun bukan hal yang harus di takuti karena nanti tidak bisa bekerja lagi. Namun bagi mereka yang selalu terpepet dengan kebutuhan harus memutar otak dan mencari bagaimana agar masa tua nya nanti tetap bisa menikmati masa tua dan tidak membebani orang lain.

Mengikuti program pensiun sepertinya menjadi pilihan yang paling tepat untuk di gunakan. Dengan mengikuti program pensiun maka Anda setidaknya bisa mempersiapkan masa tua Anda tanpa harus membebani orang lain. untuk program pensiun ini, biasanya di setiap perusahaan besar pasti mewajibkan seluruh pegawai atau karyawannya mengikutinya. Selain asuransi, program pensiun menjadi rincian pengeluaran yang di ambil dari gaji atau pendapatan yang di peroleh oleh karyawan setiap bulannya. Terkadang banyak yang tidak mengetahui sebenarnya apa manfaat dari program pensiun tersebut. padahal jika memikirkan masa tua nanti, program pensiun ini sangat membantu.

Berbicara mengenai program pensiun, ada beberapa jenis dana pensiun yang bisa di ikuti. Paling tidak ada 3 jenis program pensiun yang ada di Indonesia. Pertama, Dana-Pensiun Pemberi Kerja. Program dana pensiunan yang satu ini adalah yang paling sering di gunakan. Biasanya ketika telah berubah status menjadi karyawan tetap maka, perusahaan akan mendaftarkan Anda menjadi peserta dari dana-pensiun tersebut. hal ini juga di maksudkan untuk kepentingan seluruh karyawannya yang mekanisme pembayarannya adalah memotong secara otomatis gaji pegawai setiap bulannya dengan nominal tertentu.

Kedua, Dana Pensiun Lembaga Keuangan. Jenis ini bisa di ikuti oleh siapa pun, baik karyawan maupun para pekerja lain di mana ini terpisah dengan dana-pensiun pemberi kerja untuk karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa. Ketiga, progrram Dana Pensiun Berdasarkan Keuntungan. Jenis dana-pensiun yang satu ini biasanya di ikuti oleh para pemberi kerja yang di tujukan untuk karyawannya di mana mendasarkan pada rumus keuntungan pemberi kerja.

Tentu sebelum memutuskan untuk mengikuti dana pensiun, Anda sudah harus mengetahui terlebih dahulu apa saja manfaat dana pensiun yang bisa di dapatkan dengan mengikuti program  tersebut. secara umum, sebelumnya sudah kita singgung. Namun untuk lebih jelasnya berikut kami paparkan.

Manfaat Pensiun Normal

Manfaat pensiun ini ialah manfaat yang mulai di bayarkan ketika peserta dana pensiun telah mencapai usia pensiun normal atau pada umumnya.

Manfaat Pensiun Dipercepat

Manfaat pensiun di percepat ialah manfaat yang di bayarkan jika peserta pensiun pada usia tertentu sebelum usia pensiun normal atau sebenarnya.

Manfaat Pensiun Cacat

Ialah Manfaat pensiun yang di berikan kepada peserta pensiun yang menjadi cacat atas suatu kejadian tertentu.

Selain manfaat, program pensiun bagi pemberi kerja juga mempunyai tujuan yang hendak di capai. Tujuan tersebut ialah menjadi bentuk penghargaan kepada para karyawan yang telah lama mengabdi atau sudah bekerja lama pada perusahaan. Selain itu, yang telah di ketahui bahwa tujuan dari dana pensiun adalah menjamin masa tua para karyawan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka sehingga meningkatkan produktivitasnya. Dari peningkatan produktivitas maka perusahaan juga di untungkan karena di mata karyawan dan juga masyarakat, citra perusahaan semakin bagus dan naik hal ini bisa berdampak pada kesuksesan perusahaan. Jadi, manfaat dan tujuan mengikuti dana pensiun ini bukan saja untuk pemberi kerja melainkan perusahaan dan pengelola dan pensiun tersebut juga merasakan keuntungan. Bagi Anda yang sudah memikirkan masa depan sejak dini maka akan sangat setuju mengikuti program dana pensiun tersebut. Namun terkadang ada pula yang menganggap program dana pensiun ini hanya menghabiskan gaji karyawan saja dan tidak memberikan keuntungan apapun untuk karyawan. memang, dalam hal ini pasti memiliki dua sisi yang berbeda. Jika kita mengambil sisi positif dari adanya program pensiun sebagai sarana berjaga- jaga maka menjadi aman dan nyaman begitu juga sebaliknya.

Cara Menghitung Dana Pensiun

Selain mengetahui hal- hal yang dasar dalam program  ini maka selanjutnya Anda juga harus mengetahui bagaimana cara menghitung dana pensiun sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya. Inilah beberapa tips dan petunjuk bagi Anda untuk bisa menghitung dana pensiun. Hal yang pertama adalah Anda harus memperhitungkan berapa biaya hidup saat ini yang kemudian Anda akan akumulasikan dengan kenaikan biaya hidup setiap tahunnya. Memang cara ini tidak terlalu efektif, namun setidaknya Anda mempunyai gambaran untuk itu. Jangan lupa pula perhatikan inflasi karena bisa saja hal tersebut terjadi.

Kedua, prediksi dan perkirakan biaya hidup ketika nanti Anda pensiun. Berapa kira- kira biaya yang harus Anda keluarkan untuk bertahan hidup ketika sudah pensiun. Hal ini sangat penting untuk Anda lakukan karena Anda akan mengetahui apakah Anda benar- benar akan terjamin atau tidak. Ketiga, asumsikan biaya pensiun Anda 80% dari biaya hidup sekarang. Mengapa berkurang? Karena ada biaya- biaya yang sekarang ada dan itu tidak terdapat dalam usia pensiun nanti misalnya biaya pendidikan anak dan baiay- biaya lain.

Keempat, Nah setelah selesai maka hitungkah kebutuhan pensiun Anda. Anda harus menyadari pada saat pensiun nanti Anda sudah tidak mendapatkan penghasilan lagi namun kebutuhan akan tetap ada. Perhitungan ini bisa Anda gunakan ketika Anda menginjak masa tua nanti. Memang, kita tidak bisa menebak dan memperkirakan dengan tepat bagaimana kehidupan kita nantinya ketika tua dan apa saja kebutuhannya namun dengan Anda melakukan perhitungan ini setidaknya Anda mengetahui kisarannya sehingga mengikuti program dana pensiun bertujuan untuk berjaga- jaga. Tak perlu terburu- buru dalam mengambil keputusan, Anda bisa mengkonsultasikannya kepada konsultan dana pensiun dan memperhitungkan secara matang dengannya agar keputusan yang Anda ambil adalah tepat dan bisa memenuhi manfaat dan tujuan Anda mengikuti program dana pensiun tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *