bisnis online

Tips memulai bisnis online

Saya sangat setuju ketika seseorang mengatakan “berhentilah memikirkan dan mulailah dengan  mengerjakan sesuatu” akan tetapi saya lebih setuju segala sesuatu itu harus dipikirikan untuk meminimalis kesalahan dan resiko yang akan terjadi dan tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Akan tetapi terlalu lama memikirkan tanpa ada action sama saja omong kosong, meskipun sampai berdarah darah memikirkan tanpa ada aksi nyata tidak akan menghasilkan sesuatu.

Dalam merintis sebuah usaha, baik partai kecil maupun besar perlu adanya riset, pertimbangan maupun dari segi pemilihan jenis usaha. Belakangan bisnis online (e-commers) begitu berkembang pesat, bak jamur dimusim hujan. Tidak berbeda jauh dengan jenis bisnis convensional, pelaku bisnis online juga menemukan sejumlah kendala dan kesalahan hingga membuat mereka tidak sanggup  bersaing dan pada akhirnya gulung tikar. Bila usaha yang dirintis skala kecil bangkrut, tentu kerugian tidak seberapa, bagaimana bila bisnis yang dijalankan dengan modal besar, seperti Lamido Indonesia, Valadoo, Rakuten Indonesia dan masih banyak lagi, Tentu akan menelan kerugian yang tinggi juga.

Beberapa Kendala Yang di Hadapi Pelaku Bisnis Online

Meski Pertumbuhan e-commers ditanah air telah mencapai titik tertinggi, bukan berarti pelaku bisnis start-up tersebut tanpa kendala. Dikutip dari https://id.techinasia.com, Masalah yang dihadapi pelaku bisnis online (e-commers) ditanah air.

  1. Infrastruktur dan Prosedur yang lebih dalam

Pelaku bisnis memang bertanggung jawab atas sarana maupun prasarana untuk menunjang keberlangsungan usaha yang dirintis, bukan berarti pemerintah lepas tangan dalam hal infrastruktur, seperti jaminan Internet yang stabil. Sarana pendukung utama dari bisnis online adalah internet yang stabil dan terjangkau dari segi harga. Selain itu kendala yang dihadapi lainnya ialah dari segi kemudahan Bea Cukai pengantaran ke negara tujuan yang tidak efisien, pemerintah diharapkan menemukan solusinya.

2. Masih banyak konsumen menginginkan pembayaran tunai

Hampir semua layanan pembayaran bisnis online yang ditawarkan e-commers secara non tunai/transfer, sementara dari pihak konsumen lebih mengandalkan pembayaran tunai. Hal ini masih perlu edukasi terhadap masyarakat tentang kemudahan dan efisiensi pembayaran non tunai. Masih minimnya sebagian pemahaman masyarakat terhadap produk perbankan salah satu faktor penyebabnya. Sekali lagi masih butuh edukasi terhadap sebagian masyarakat.

3. Kepercayaan Masyarakat

Kepercayaan dan keamanan dalam berinteraksi secara online adalah hal yang paling utama untuk terjadinya suatu transaksi. Masalah ini tentu masih timbul dibenak masyarakat ketika berbelanja secara online. Hal ini tentu membutuhkan pemahaman dan edukasi terhadap kepercayaan dan keamanan ketika berbelanja secara online. Kepercayaan terhadap masyarakat tentu dapat dibangun dengan melakukan kerja sama terhadap sejumlah media mainstream dan peran pemerintah tentunya dibutuhkan untuk memberikan pemahaman terhadap konsumen.

4. Kepercayaan lebih berharga daripada sertifikasi

Point ini merupakan lanjutan point 3,  secara singkat melihat tentang histori dan kepercayaan publik pada suatu perusahaan adalah dengan melihat sejumlah penghargaan/sertfikasi yang diterima. Semakin banyak pengahargaan yang diterima tentu kepuasan dan kepercayaan publik semakin tinggi. Akan tetapi sejumlah perusahaan e-commers indonesia menekan adanya sertifikasi sementara yang lainnya cukup dengan menanamkan kepercayaan lewat edukasi publik.

5. Dukungan dan perlindungan terhadap Pendatang baru

Lagi, Peran dari pemerintah dalah hal ini sangat diperlukan misalkan dalam kemudahan untuk pendatang baru untuk memasuki rana e-commers, dengan cara memberi kemudahan peraturan terhadap bsinis kecil dan menengah mendapatkan akses bertemu investor, serta memberikan potongan pajak.

Kesalahan yang Harus Dihindari  

Resiko datang dari dua arah, yakni dari dalam dan luar, umumnya resiko dalam berbisnis online datang dari diri anda sebagai pelaku bisnis online. Berikut beberapa hal yang harus anda ketahui dan hindari agar usaha rintisan kamu berjalan sesuai rencana awal.

  1. Gagal atau Tidak Melakukan Riset

Gagal dalam artian dimaksud disini adalah kebanyakan pelaku bisnis online pendatang baru menawarkan produk yang sama tanpa memberi penekanan terhadap suatu produk sebagai pembeda terhadap produk yang sudah ada. ketika bisnis anda sudah berjalan, anda tidak langsung berpangku tangan dan memantau yang sudah ada, kamu harus melakukan inovasi dan memantau produk apa saja yang laku dan mana yang kurang diminati serta perlu inovasi terbaru. Anda tidak harus melakukan menawarkan 50 produk tanpa adanya pembeda dengan produk yang sudah ada, karena dengan sendirinya anda akan tersingkir dari persaingan tanpa adanya pembeda dari pemain lama.

2. Melakukan Segalanya dengan sendiri

Kesalahan ini yang paling sering dilakukan pelaku bisnis online khusunya pendatang baru untuk UMKM. Seharusnya anda harus merubah image dengan dalih menekan budget. Anda harus menempatkan orang yang tepat dan tempat/poisisi yang tepat, seperti dukungan pelanggan maupun bidang IT. Bila anda tidak sanggup dari segi budget, kamu masih memiliki pilihan lain seperti kerja sama team.

3. Tidak Fokus Pada Pengembangan Bisnis

Anda harus kreatif dan inovatif dalam hal bisnis, Tetap fokus terhadap bisnis yang anda rintis, agar semakin dikenal konsumen, dan tentunya menumbuhkan rasa kepercayaan konsumen terhadap produk yang tawarkan. Ingat semakin hari persaingan di bisnis via internet semakin ketat, sudah saatnya anda fokus terhadap bisnis yang geluti.

4. Temukan Platform yang Tepat untuk Menjual Produk Anda

Ini merupakan bagian dari strategi pemasaran, anda dapat menjalin kemitraan dengan beberapa platform bisnis online sebagai wadah dalam menawarkan produk kamu. Dintara flatform bisnis online yang ramai dikunjungi visitor diantaranya, Tokopedia, Lazada, Bli-bli, shopee, Buka Lapak, MatahariMall, Orami, dll. keuntungan menjalin kerjasama/kemitraan yang luas adalah, ketika salah satu bisnis online sepi anda masih bisa mengandalkan mitra yang lain.

5. Brand/Domain

Banyak pengusaha dengan cepat memilih nama domain dan terkadang tidak memikirkan tentang SEO dan relevansi produk. Sebaiknya dalam Penggunaan Brand/domain harus mewakili benar benar mewakili produk yang kamu tawarkan, salin itu hendaknya Domain yang dipilih Pendek dan mudah untuk di ingat dibenak konsumen. Sebaiknya anda tidak meremehkan dalam pemilihan domain maupun Brand, karena ini menyangkut produk yang kamu tawarkan

6. Gagal membangun komunikasi dengan konsumen

Ingat dalam teknis pemasaran tidak hanya menjaring pelanggan baru, anda perlu mempertahankan konsumen yang sudah ada. Upayakan terus menjalin komunikasi kepada konsumen pasca pembelian agar suasananya semakin akrab dan dekat. Teknik seperti memunkinkan pelanggan anda semakin kecil berpaling ke-toko lain. Dapat melalui media social maupun interaksi langsung

7. Penetapan Harga

Penting untuk melakukan analisis keuangan yang memperhitungkan pengiriman, pengembalian, dan biaya overhead untuk harga produk Anda dengan benar. “Marjin dan arus kas adalah segalanya,”

bisnis online

Apakah Anda seorang pemula e-commerce atau profesional berpengalaman, industri ini terus berubah. Penting untuk terus memperbarui segala hal mulai dari perubahan algoritme SEO hingga biaya platform. Belanja online tidak akan hilang – memulai dengan e-commerce hari ini dan jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan keuntungan untuk tahun-tahun mendatang.

Langkah Awal Dalam Memulai Bisnis Kecil

Diatas telah dijelaskan tentang hal yang harus dihindari ketika merintis usaha kecil berbasis online, selain itu kamu juga harus mengerti langkah awal ketika memulai usaha baru kamu: Adapun langkah langkah di bawah ini masih berhubungan dengan point yang harus dihindari seperti dijelaskan diatas.

1- Temukan Ide

Ide usaha bisa dikatakan gampang gampang susah, ide dapat ditemukan dari pengalaman, pembicaraan maupun yang kita lihat secara langsung. Ide usaha yang baik untuk dijalankan klw bisa sesuai dengan keahlian dan yang kamu senangi. Umumnya usaha yang sukses digeluti bila dijalankan dengan ketulusan hati dan semangat pantang menyerah. Inti dari point ini lebih menitik beratkan pada penekunan usaha yang dikuasai dan di sukai.

2- Temukan Partner Bisnis

Menemukan partner yang tepat di dalam menjalankan usaha, bisa saja menjadi keuntungan bersama, karena setiap usaha tentunya memiliki resiko tersendiri. Sebaiknya temukan partner bisnis yang bisa memahami dan menaggulangi kemungkinan resiko usaha yang terjadi. Keuntungan lain yang mungkin di dapat, anda dapat saling bertukar pikiran dalam menuangkan ide ide usaha.

3- Rekrut Karyawan

Dengan berbagai alasan yang dikemukakan, seperti budget yang pas pasan dan merasa bisa dikerjakan sendiri, alahasil semua pekerjaan yang berhubungan bisnis dilakukan dengan sendiri. Sebenarnya tidak peduli besar atau kecil usaha yang ditekuni baiknya kamu merekrut karyawan dari luar. Anda dapat melakukan perekrutan dengan selektif tanpa tergesa gesa. Memiliki karyawan dengan begitu telah membantu anda dalam mencapai visi misa kamu.

4.- Menjual Kualitas

Memang, umumnya konsumen pasti ingin menemukan harga termurah, tetapi dengan memberikan nilai lebih pada produk yang kamu jual, Memungkinkan kamu untuk memasang harga yang lebih tinggi. Tidak semua konsumen melihat harga sebagai perioritas, banyak yang mengutamakan produk yang memiliki kualitas tinggi, meski harga yang lebih tinggi. Meski disebutkan tidak masalah menetapkan harga yang tinggi dengan menjual produk yang memiliki nilai lebi, tetapi harus realistis dengan harga produk tersebut, jangan menetapkan harga yang tidak masuk akal.

5- Gunakan Teknologii Terkini

Salah satu keuntungan penggunaan teknologi baru adalah mempermudah urusan pekerjaan anda, penyimpanan data data usaha yang rapi, tentunya dapat membuat usaha anda bersaing dengan usaha yang sudah lebih dulu berjalan. Penggunaan software akuntansi merupakan salah satu contoh teknologi terbaru dan terkini.

Selain itu pemanfaatan media sosial seperti fb, twitter, wa, ig, dan sejenisnya turut membantu usaha anda dalam memperkenalkan dan memasarkan produk kamu

https://www.jurnal.id/id/blog/2018/5-langkah-tepat-memulai-usaha-kecil

 

Lihat juga

Bisnis Modal kecil 4 usaha waralaba Menguntungkan Produk yang bagus untuk bisnis online
Ide Bisnis Sampingan Skill yang harus dimiliki pebisnis online Persiapan untuk berwirausaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *