xs5M4GkuYo9Wdq76U1bDyJzyZC_7gUJJvQn6LmWUT5Y Pengertian, fungsi, jenis pembiayaan dan contoh modal ventura

Pengertian Modal Ventura

Dalam melakukan suatu kegiatan investasi tidak semua investasi dapat dilakukan dengan mudah, karena hampir semua investasi mengandung suatu resiko kerugian. Bagi investasi yang mempunyai resiko rendah hampir semua investor melakukannya. Akan tetapi, jika investasi tersebut memiliki resiko tinggi, maka tidak mudah untuk mencari investor yang mau melakukannya.

Adalah perusahaan modal-ventura yang berani melakukan investasi dimana investasi tersebut mengangdung suatu resiko tinggi. Keputusan ini dibuat dengan berbagai pertimbangan tentunya dan hal ini sesuai pula dengan maksud dan tujuan didirikan perusahaan modal-ventura, yaitu melakukan penanaman modal dalam sautu usaha yang mengandung resiko tinggi.

Kegiatan investasi yang dibiayai modal ventura biasanya dalam jangka waktu panjang dan memiliki resiko tinggi, seperti membentuk atau pembangunan usaha baru dibidang tertentu. Meskipun resiko yang dihadapi tinggi, pihak modal-ventura mengharapkan sautu keuntungan yang tinggi pula dari penyertaan modalnya berupa capital gain atau deviden. Perusahaan yang pembiayaannya dari modal – ventura disebut Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) atau investee company. Lalu apa yang dimaksud dengan perusahaan modal-ventura dan kegiatan apa saja yang dilakukannya?

Pengertian modal ventura sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 61 Tahun 1988 “modal ventura adalah badan usaha yang melakukan suatu pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam sautu perusahaan yang menerima bantuan pembiayaan”.

Perbedaan antara bank dengan modal-ventura terletak pada jenis kegiatannya. Bank membiayai saut kegiatan, tetapi tidak masuk ke perusahaan yang dibiayainya, sedangkan modal-ventura memberikan pembiayaan dengan cara melakukan penyertaan langsung kedalam perusahaan yang dibiayainya.

Dengan demikian, kegiatan modal ventura memiliki karakteristik tersendiri jika dibandingkan dengan lembaga pembiayaan lainnya. Ciri atau karakteristik modal-ventura adalah sebagai berikut:

  1. Kegiatan yang dilakukan bersifat penyertaan langsung kesuatu perusahaan
  2. Bisnis yang dimasuki merupakan bisnis yang memiliki resiko tinggi
  3. Penyerahan dalam perusahaan bersifat dalam jangka panjang dan biasanya diatas tiga tahun
  4. Keuntungan yang diperoleh berasal dari capital gain, deviden atau bagi hasil tergantung dari penyertaan modalnya dibidang jenis yang diinginkan.
  5. Kegiatannya lebih banyak dilakukan dalam usaha pembentukan usaha baru atau pengembangan suatu usaha.

Pengaturan kegiatan modal-ventura lebih lanjut diatur dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 469/KMK.17/1995 Tanggal 3 Oktober 1995. Kegiatan modal ventura di Indonesia dipelopori oleh PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) sejak tahun 1973. PT BPUI di bentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun1973 Tentang Penyertaan Modal Negara untuk mendirikan perusahaan Perseroan Terbatas yang usahanya bergerak dalam bidang penyertaan modal. Pengaturan modal-ventura selanjutnya diatur dengan Keputusan Menteri Keuangan 469/KMK.17/1995 Tanggal 3 Oktober 1995 Tentang Pendirian dan Pemberian Modal Ventura.

Landasan Hukum Untuk Mendirikan Modal Ventura

Landasan hukum tentang kegiatan yang berkaitan dengan modal-ventura di Indonesia ditetapkan dengan berbagai peraturan. Peraturan peraturan inilah yang menjadi landasan hukum berdiri dan beroperasinya kegiatan modal ventura di Indonesia.

Peraturan yang menjadi landasan hukum yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Keputusan Menteri Keuangan 469/KMK.17/1995 Tanggal 3 Oktober 1995 Tentang pendirian dan Pembinaan perusahaan modal -ventura
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1995 tentang Pajak Penghasilan bagi perusahaan modal-ventura
  3. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 227/KMK.01/1994 Tanggal 9 Juni 1994 Tentang sektor sektor Usaha Perusahaan Pasangan Usaha dari Perusahaan modal-ventura
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 1992 tentang sektor sektor Usaha Perusahaan Pasangan (PPU) Perusahaan Modal-Ventura
  5. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 125/KMK.013/1998 Tanggal 20 Desember 1988 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Lembaga Pembiayaan
  6. Keppres Nomor 61 Tahun 1988 tentang lembaga pembiayaan.

Tujuan Pendirian Modal Ventura

Secara garis besar maksud dan tujuan pendirian modal ventura  adalah sebagai berikut:

  1. Untuk pengembangan suatu proyek tertentu, misalnya proyek penelitian, dimana proyek ini biasanya tanpa memikirkan keuntungan semata, akan tetapi lebih bersifat pengembangan ilmu pengetahuan
  2. Pengembangan suatu teknologi baru, atau pengembangan produk baru. Pembiayaan untuk usaha ini baru memperoleh keuntungan dalam jangka panjang
  3. Pengambilalihan kepemilikan sautu perusahaan. Tujauan pembiayaan dengan mengambilalih kepemilikan perusahaan lain lebih banyak diarahkan untuk mencari keuntungan
  4. Kemitraan dalam rangka pengentasan kemiskinan, dengan tujuan untuk membantu para pengusaha lemah yang kekuarangan modal, tetapi tidak memiliki jaminan materil sehingga sulit memperoleh pinjaman. Dengan adanya penyertaan modal-ventura akan dapat membantu menghadapi kesulitan keuangannya.
  5. Alih teknologi yang dilakukan ke perusahaan yang masih menggunakan teknologi lama sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mutu produknya
  6. Membantu perusahaan yang sedang kekuarangan likuiditas
  7. Membantu pendirian perusahaan baru, dimana tingkat resiko kerugiannya sangat besar.

Keuntungan yang Diperoleh

Sepeti telah dijelaskan sebelumnya bahwa keikutsertaan perusahaan modal-ventura dalam bisnis yang mengandung resiko tinggi adalah untuk memperoleh keuntungan. Begitu pula bagi Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) dengan bantuan penyertaan modal dari perusahaan modal ventura diharapkan akan memperoleh berbagai manfaat.

Adapun keuntungan bagi masing masing pihak yang terlibat  dalam kegiatan modal ventura adalah sebagai berikut:

  1. Bagi perusahaan modal-ventura
  • Memperoleh keuntungan berupa deviden dari penyertaan modalnya dalam bentuk saham
  • Memperoleh keuntungan berupa capital gain dari hasil selisih dari transaksi penjualan dan pembelian surat surat berharga (saham)
  • Memperoleh keuntungan berupa bagi hasil untuk usaha tertentu sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuatnya
  1. Bagi Perusahaan Pasangan Usaha (PPU)
  • Membantu penambahan modal usaha bagi perusahaan yang sedang mengalami kekuarangan modal (likuiditas)
  • Memperbaik tekonologi melalui pengalihan dari teknologi lama ke teknologi baru sehingga dapat membantu peningkatan kapasitas produksi dan peningkat mutu produknya
  • Mengurangi resiko kerugian. Maksudnya jika perusahaan beroperasi dengan modal sendiri, maka resiko kerugianpun ditanggung sendiri, namun apabila dijalankan bersama dengan modal-ventura, maka resiko dapat disebarkan antara keduanya.

Jenis Pembiayaan Modal Ventura

Jenis pembiayaan yang dilakukan perusahaan modal ventura adalah sebagai berikut:

  1. Equity Financing

Yaitu merupakan jenis pembiayaan langsung. Dalam hal ini perusahan modal-ventura melakukan penyertaan langsung pada Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) dengan cara mengambil bagian dari sejumlah saham milik PPU.

  1. Semi Equity Financing

Yaitu merupakan pembiayaan dengan membeli obligasi konversi yang diterbitkan oleh perusahaan PPU

  1. Mendirikan perusahaan baru. Dalam hal ini perusahaan modal ventura bersama sama dengan PPU mendirikan usaha usaha yang baru sama sekali
  2. Bagi hasil

Pembiayaan jenis ini merupakan pembiayaan kepada usaha kecil yang belum memiliki bentuk badan hukum Perseroan Terbatas (PT), namun tidak tertutup  kemungkinan dengan yang berbadan hukum PT, apabila kedua belah pihak saling menginginkannya.

Sumber Sumber Dana Modal Ventura

Dalam melakukan penyertaan modal di berbagai bidang usaha, perusahaan modal ventura harus memiliki dana yang cukup. Dana yang dibutuhkan dapat diperoleh dari berbagai sumber  dana yang ada berbagai tempat. Semakin banyak dana yang dibutuhkan, maka pencarian dana dapat dilakukan lebih agresif dari berbagai sumber dana yang ada. Setiap sumber dana memiliki berbagai keuntungan dan keterbatasan sendiri. Oleh karena itu, pihak manajemen modal-ventura harus pandai betul untuk memilih sumber dana yang  paling menguntungkan.

lihat juga: 

Pasar Modal

Pasar Uang

 Sumber sumber dana yang dapat dipilih adalah sebagai berikut:

  1. Dari dalam perusahaan
  • Setoran modal dari para pemegang saham
  • Cadangan laba yang belum terpakai
  • Laba yang ditahan
  1. Dari luar perusahaan
  • Investor baik perorangan maupun industri
  • Pinjaman dari dunia perbankan
  • Pinjaman dari perusahaan asuransi
  • Pinjaman dari perusahaan Dana Pensiun

Sedangkan pertimbangan untuk memilih dana dari sumber dana diatas adalah :

  1. Jangka waktu pinjaman, apakah jangka panjang atau pendek
  2. Sifat pinjaman, yaitu pinjaman lunak atau komersil
  3. Suku bunga atau biaya yang dibebankan dengan membandingkan dengan sumber lainnya
  4. Persyaratan untuk memperoleh pinjaman, termasuk syarat pengembaliannya

Contoh Perusahaan Modal Ventura

  1. PT Multi Investama Ventura
  2. PT Astra Mitra Ventura
  3. PT Freefort FinanceIndonesia
  4. PT Bahana Artha Ventura
  5. PT Bahana Bina Ventura
  6. dll

 

Lihat juga

Lembaga keuangan Bank Uang Dana Pensiun Anjak Piutang
Lembaga keuangan internasioanl Simpanan Giro Simpanan Deposito Leasing
Kategori: pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *